Pelayanan Mobile Jadi Inovasi Kedepan

Pelayanan Mobile Jadi Inovasi Kedepan

  Senin, 26 February 2018 11:00
BUKA RAT: Bupati Sekadau, Rupinus membuka secara resmi RAT CU Keling Kumang tahun buku 2017 ditandai dengan pemukulan gong. FOTO SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

RAT CU Keling Kumang Tahun Buku 2017

RAPAT Anggota Tahunan (RAT) Credit Union Keling Kumang (CU KK) dihadiri hampir 500 anggota dari lima kabupaten di timur Kalimantan Barat dan kota Pontianak. Acara berlangsung di kantor pusat CU KK di Tapang Sambas Sekadau, Sabtu (24/2). 

RAT secara resmi dibuka Bupati Sekadau Rupinus. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil Menengah Kalbar Marsianus SY turut hadir.  Valentinus CEO Keling Kumang dan Yohanes RJ Managing Director Keling Kumang Grup serta Mikail, ketua dewan pembina CU KK. Perwakilan Puskat Didi Eko Purwantoro ikut hadir.

CEO CU KK Valentinus menyampaikan tentang penggunaan finansial teknologi tinggi (Fintet) segera diterapkan pihaknya. Inovasi tersebut untuk memberi layanan kemudahan bagi kepada semua anggota dalam melaksanakan transaksi keuangan. Proses pembayaran bisa dilakukan melalui android tanpa harus datang ke kantor CU. Cukup memasang aplikasi yang akan tersambung dengan sistim. “CU KK Mobile akan dilaunching 24 Maret mendatang. Nanti pengguna bisa transaksi keuangan dari lembaga mikro ke bank umum. Semua bisa mengecek lewat telepon (android). Bayar BPJS, listrik, tagihan PDAM jadi lebih mudah,” kata Valentinus.

Saat memberi sambutan, Valentinus ikut meminta akuntan publik naik ke atas podium menjelaskan posisi keuangan CU KK. Penjelasan yang disampaikan Syukron, akuntan publik, CU KK berdasar hasil pemeriksaan diberikan penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

CU KK dalam RAT tahun buku 2017 juga menyampaikan kepada para anggota tentang penerapan pajak untuk simpanan diatas Rp 242 ribu sebesar 10 persen. Kebijakan itu mulai dijalankan terhitung September 2017. “Tantangan sekarang sudah menjadi objek pajak,” kata Yohanes RJ, Managing Direktur KK Grup.

Ketua Dewan Pembina CU KK Mikael mengatakan RAT bertujuan melakukan evaluasi dan perbaikan kedepan. Laporan diterima atau tidak semua menjadi keputusan para anggota dengan melihat kinerja para pengurus. Namun, lanjutnya, kedepan paling dibutuhkan adalah terbangun sinergisitas kuat antara pengurus dan anggota, guna mewujudkan tujuan bersama. Membangun ekonomi masyarakat melalui CU KK.

Sementara pemerintah mengapresiasi kehadiran CU KK dalam membantu pemerintah mengembangkan ekonomi kerakyatan. Hasil penilaian akuntan publik menjadi indikator sangat baik. Menandai keuangan CU KK baik. Pencapaian tersebut diharap bisa terus dipertahankan dan menjadi lebih baik lagi kedepan.  “Pengelolaan sudah bagus. Kalau akuntan publik sudah menilai itu murni transparan,” kata Bupati Sekadau Rupinus. 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalbar Marsianus SY mengatakan  Keling Kumang  memiliki aset terbesar ketiga untuk CU di Kalbar. Namun mempunyai keunggulan dalam tata kelola, dengan menduduki peringkat utama. 

Ia menambahkan kedepan CU KK perlu mendorong keaktifan anggota. Pasalnya dana banyak tidak terpakai. Sehingga dana bisa bergulir untuk menumbuhkan ekonomi ditengah masyarakat. Kemudian berpesan kepada para anggota bila mengajukan pinjaman supaya mentaati perjanjian. Tidak melalaikan angsuran. “Kami pemerintah senantiasa mengawasi,” katanya. (stm) 

Berita Terkait