Pelantikan 73 Perjabat Struktural Pemkab Ketapang

Pelantikan 73 Perjabat Struktural Pemkab Ketapang

  Kamis, 10 May 2018 08:24
SUMPAH JABATAN: Pejabat yang dilantik diambil sumpah jabatan untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai pejabat pemerintah, Rabu (9/5) di Pendopo Bupati Ketapang. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Bupati Lantik Tiga Kepala SOPD Baru 

KETAPANG – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid lantik tiga pejabat baru kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Tiga pejabat baru tersebut yakni Harto, Akia, dan Agus Henri. Mereka dilantik bersama 70 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang di Pendopo Bupati pada Rabu (09/05) pagi.

Harto dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sementara Akia dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Keluarga Berencana. Sedangkan Agus Hendri yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD dilantik menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang Martin Rantan. Selain dari ketiga pejabat eselon II tersebut, juga dilantik 19 pejabat eselon III, dan 51 eselon IV.

Bupati berharap agar para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya tersebut dapat menjadikan jabatan mereka sebagai sebuah amanah dan bukan sebuah tujuan. "Ciptakan suasana yang kondusif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin, serta bekerjalah dengan penuh keikhlasan agar hasilnya dapat bermanfaat bagi semua orang," pesan Martin.

Dia menjelaskan, sebagai seorang pejabat hendaknya mereka melaksanakan seluruh tugas dan kewajiban dengan penuh dedikasi, bertanggung jawab dan bersikap jujur, loyal, serta profesional. Semua hal tersebut diminta dia agar dilakukan mereka, baik dalam kapasitas jabatan maupun dalam rangka menjaga kehormatan institusi dan korp pegawai negeri sipil.

"Ke depankan rasionalitas dan ketaatan pada aturan. Juga kedepankan juga etika birokrasi, bersikap rendah diri, santun dalam melayani kepentingan masyarakat. Namun tetap tegas dalam melaksanakan peraturan," harapnya.

Berkaitan dengan disiplin PNS, Martin menjelaskan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, sehingga sebagai PNS mereka harus senantiasa memperhatikan kewajiban dan larangan. "Terlebih sebagai seorang pejabat, tentulah harus mampu memetakan permasalahan disiplin yang terjadi di lingkungan kerjanya, sehingga dapat melakukan pembinaan terhadap bawahan," ungkapnya.

Martin juga mengingatkan bahwa pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat pada 27 Juni mendatang, PNS dilarang keras terlibat dalam aktivitas politik praktis, apapun bentuknya. Dia mengajak untuk menjaga indepedensi PNS, sehingga bersikap netral dalam politik dan profesional dalam tugas. "Sebagai aparatur sipil negara juga harus sadar betul akan fungsinya. Di antaranya sebagai perekat dan pemersatu bangsa bukan malahan sebaliknya," ujar Bupati.

Sementar itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Ketapang, Heronimus Tanam, mengatakan bahwa mutasi dan promosi pengisian jabatan struktural ini sudah melalui penilaian dan seleksi secara ketat dan arif oleh Tim Baperjakat. Tanam menjelaskan, pelantikan ini juga untuk pengisisan jabatan yang kosong dan promosi jabatan.

"Pejabat yang dinilai layak dan mampu diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Oleh karenanya, mereka dituntut pembuktian kebenaran dari penilaian yang telah dilakukan," katanya.

Dia mengungkapkan, pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan dalam pembenahan dan pemantapan organisasi, dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.

"Parameter utama dalam menentukan jabatan melalui pertimbangan kapasitas, kompentensi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan, dan pelatihan. Di samping itu dinilai dari pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara," jelasnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dihadiri Wakil Bupati Ketapang Suprapto Sutrisno, sejumlah anggota Forkompinda, kepala SOPD Pemkab Ketapang, serta sejumlah undangan lainnya. (afi)

Berita Terkait