Pelaku Akui Kepemilikan Barang Haram

Pelaku Akui Kepemilikan Barang Haram

  Senin, 4 February 2019 09:38
BARANG BUKTI: Pelaku S alias S bersama barang bukti hasil penangkapan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Sintang, Jumat (1/2).

Berita Terkait

SINTANG-Setelah sempat berkelit dihadapan petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang, S alias S, akhirnya mengaku bahwa sekantong plastik berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu yang adalah miliknya. Penggeledahan tersebut, terjadi di warung miliknya, di Dusun Senirak Desa Merarai I Kecamatan Sungai Tebelian, Jumat (1/2) sekitar pukul 16.45. 

Penggeladahan tersebut bermula ketika Satres Narkoba Polres Sintang mendapati informasi soal keresahan masyarakat sekitar lantaran adanya aktivitas peredaran narkotika jenis shabu di daerah itu. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sintang itu. 

Saat ditangkap, petugas semula menanyakan kepada terlapor apakah ada memiliki atau menyimpan narkotika, namun terlapor justru berkelit dengan mengatakan bahwa bukan ia yang memiliki dan menyimpan narkotika jenis apapun. 

Pelaku bahkan, berdalih bahwa ia difitnah orang lain lantaran iri dengannya. Namun, saat dilakukan penggeledahan terhadap kamar di warung terlapor ditemukan barang-barang berupa satu kantong plastik berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu, dua bungkus klip plastik kosong, dan beberapa paralatan yang mencurigakan lainnya. 

Akhirnya, terlapor mengakui kepada petugas bahwa seluruh barang-barang tersebut adalah miliknya sendiri. Saat diminta untuk menunjukkan legalitas narkotika jenis shabu yang dimilikinya, pelaku  mengaku ia tidak memiliki bukti legalitas apapun. 

Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, membenarkan perisitiwa penangkapan terhadap S alias S. Pelaku yang berprofesi sebagai sopir itu, kata Adhe  telah dibawa ke Polres Sintang guna proses hukum selanjutnya. 

“Kami telah melengkapi mindik, memeriksa pelaku dan saksi-saksi, dan tes urin. Selanjutnya pelaku di bawa ke Polres Sintang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Adhe.(sti)

Berita Terkait