Pekerja Ilegal Ditangkap

Pekerja Ilegal Ditangkap

  Kamis, 2 Agustus 2018 10:00
DIPULANGKAN: TKI yang dipulangkan, setelah kedapatan masuk Malaysia secara illegal. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Tergiur Gaji RM2000 Perbulan

SANGGAU - Tergiur gaji yang besar yakni RM2000 perbulan membuat lima warga asal Sukabumi, Jawa Barat nekat mau bekerja di perusahaan sawit di Malaysia meskipun masuk secara ilegal. Kelimanya telah dipulangkan setelah sebelumnya ditangkap kepolisian. 

Selain tawaran gaji besar, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri menjadi pemicu maraknya human trafficking.

Sebagaimana yang dilakukan lima warga asal Sukabumi yakni Gunawan (25), Saepuloh (49), Amsir (53), M. Saleh (52) dan Denni Suhendar (37). Mereka tergiur dengan gaji RM2000 per bulan tersebut karena tuntutan ekonomi. 

"Kami dijanjikan RM2000 per bulan," ujar Deni, satu dari lima korban yang ditemui di Polres Sanggau, Rabu (1/8).

Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi mengatakan kelimanya (warga Jabar) ditangkap kepolisian yang sedang berpatroli di jalur tikus, Jumat (27/7) lalu. Mereka bahkan tidak dilengkapi paspor sebagai dokumen masuk ke luar negeri. 

"Mereka ditangkap petugas saat akan masuk ke Malaysia melalui jalur tikus yang berada di bagian sebelah kanan PLBN Entikong yang terletak di belakang Pasar Baru, pada saat menaiki bukit pertama telah ditangkap lima orang yang diduga akan bekerja ke Malaysia tanpa menggunakan dokumen yang sah dan dua orang sebagai penunjuk jalan atas nama Rinto dan Agus Febiansyah," ungkapnya. 

Usai memeriksa dokumen tujuh orang tersebut selanjutnya mereka dibawa ke PLBN Entikong untuk diinterogasi dan dari hasil keterangan dua orang sebagai penunjuk jalan diperoleh informasi bahwa yang menyuruh mereka untuk mengantar lima orang tersebut ke wilayah Tebedu Malaysia adalah Adi Vian.

"Selanjutnya anggota Polsek Entikong melakukan pencarian  terhadap AV dan akhirnya yang bersangkutan ditemukan," katanya. 

Total delapan orang yang ditangkap tersebut dibawa ke Polsek Entikong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan AV warga Entikong sudah ditetapkan sebagai tersangka,. 

Saat ini, pihak kepolisian sedang memburu pelaku lain yang diduga menjadi penyalur TKI ilegal. "Masih dikembangkan, penyalurnya sedang kita buru," ujarnya. (sgg) 

Berita Terkait