Peduli Masalah Lingkungan

Peduli Masalah Lingkungan

  Selasa, 31 May 2016 10:07

Berita Terkait

Volunteer a.k.a. sukarelawan a.k.a. orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela, bukan karena paksaan atau kewajiban. Menjadi volunteer adalah pilihan bagi beberapa orang seperti Mas Ariandi Kurniawan yang aktif dalam berbagai kegiatan volunteering sejak tahun 2012. Nah, pada kesempatan kali ini Mas Ariandi Kurniawan bakal sharing tentang keseruannya sebagai volunteer. Do you wanna know more about it?

By: Indry Agnesty

Masa remaja adalah masa mencari jati diri. Begitu pula dengan cowok yang akrab disapa Didi ini. Doi udah bergelut dalam kegiatan volunteer sejak masih SMA. Apalagi cowok yang akrab disapa Didi ini dibesarkan di Kabupaten Mempawah yang terkenal dengan mangrove. Nggak heran jika konservasi mangrove bersama MMC (Mempawah Mangrove Conservation) merupakan hal pertama yang dilakukannya.

Pada tahun 2015, Didi baru berani membuat sebuah komunitas yang berbasis volunteering. Komunitas yang didirikannya bergerak dalam isu lingkungan. Doi menganggap isu lingkungan bukanlah ancaman tetapi sebuah peluang karena khususnya di Kalimantan Barat terdapat 3 isu lingkungan yaitu sampah, karhutla dan abrasi pantai. Sejauh ini, Didi concern pada masalah sampah dan abrasi pantai.

Aksi nyata yang udah dilakuin cowok kelahiran Mempawah ini udah terhitung cukup banyak sekitar 50 kegiatan. Dalam menangani masalah sampah, Didi memiliki 2 program yaitu secara offline campaign dan online campaign. Online campaign ini menggunakan berbagai media sosial untuk menginspirasi orang lain agar tergerak menyelamatkan lingkungan. Sedangkan edukasi dan aksi dipilih sebagai cara offline campaign.

Edukasi ini menyasar anak SMA dan forum-forum anak sebagai target utama karena diharapkan mereka yang telah menerima edukasi bisa ikut tertarik berpartisipasi dalam kegiatan selanjutnya. Berbeda dengan edukasi, aksi ini ditargetkan pada masyarakat umum. Aksi digalakkan dengan menukar sampah dengan tumblr (dilakukan tiap hari tumblr nasional), gerakan memungut sampah bersama komunitas-komunitas di Pontianak (pada hari pungut sampah nasional) dan mengamen tapi dibayar dengan sampah. Nah, sampah-sampah yang didapatkan dari kegiatan tersebut akan dipilah lalu disetorkan ke bank sampah.

Berbagai kegiatan dalam masalah sampah tersebut concern dilakukan di Kota Pontianak. Kota Mempawah juga mendapat perhatian khusus dari cowok berumur 20 tahun ini. Teruntuk KabupatencMempawah Didi mengutamakan masalah abrasi pantai. Oleh karena itu, Didi rutin mengedukasi dan mengajak pelajar Mempawah agar ikut mengkonservasi mangrove. Konservasi mangrove ini bertujuan untuk menahan laju abrasi pantai sehingga wilayah daratan nggak tergerus dengan laut.

Bahkan Didi mengakui bahwa doi udah menemukan passion dalam dunia volunteering. Hal ini berani dikatakannya karena Didi menganggap volunteering sebagai kesenangan sehingga jika didalami semakin dalam akan menjadi kepuasan batin tersendiri. Selain itu, menurutnya ketika kita berhasil memberi kontribusi pada masyarakat dan lingkungan bisa menyumbang suatu nilai yang berharga dan bermanfaat.**

Berita Terkait