PDIP, Nasdem, Gerindra Teratas

PDIP, Nasdem, Gerindra Teratas

  Rabu, 24 April 2019 10:45

Berita Terkait

Sama-Sama Diprediksi Raih Enam Kursi

PONTIANAK - Proses penghitungan suara hasil pemilu untuk DPRD Kota Pontianak saat ini terus dilakukan KPU Pontianak. Puncak penghitungan resminya bakal dilaksanakan pada 22 Mei 2019 mendatang. Meski demikian, dari data sementara yang dirangkum Pontianak Post, peta perolehan suara sudah tergambar. Demikian pula raihan kursi masing-masing partai.

Adapun kursi di DPRD Pontianak diprediksi bakal didominasi tiga partai besar, yaitu PDIP, Nasdem dan Gerindra. Raihan suara sementara PDIP di enam kecamatan di Pontianak mencapai  43.921 suara, Nasdem 41.645 suara dan Gerindra 38.423.  Pontianak Post melakukan simulasi penghitungan kursi dengan metode Sainte Lague berdasarkan raihan suara sementara per partai di enam kecamatan tersebut (selengkapnya lihat grafis).

Dari hasil simulasi itu, jumlah kursi masing-masing partai juga sudah tergambar. Rinciannya, PDIP diprediksi bisa mendapat enam kursi. Satu kursi di Pontianak Barat, Pontianak Kota, Pontianak Utara dan Pontianak Timur. Sedangkan di Pontianak Selatan-Tenggara, partai berlambang moncong putih ini meraih dua kursi. 

Nasdem juga diperkirakan mendapat enam kursi yaitu satu kursi di Pontianak Barat, Pontianak Kota, Pontianak Selatan-Tenggara, dan Pontianak Timur. Sedangkan di Pontianak Utara, partai ini mampu merebut dua kursi. 

Gerindra pun demikian. Partai berlambang garuda merah ini kemungkinan juga bakal mendudukkan enam calegnya di DPRD Kota Pontianak, yakni satu kursi dari daerah pemilihan Pontianak Kota, Pontianak Barat, Pontianak Timur, dan Pontianak Selatan-Tenggara. Sedangkan untuk Pontianak Utara, Gerindra mendapat dua kursi. 

Sementara PKS yang tak dapat kursi di Pileg 2014 lalu kini justru mendapat suara terbanyak keempat dengan jumlah 32.678 suara. Partai ini diprediksi mampu menempatkan lima perwakilannya di DPRD Kota Pontianak. Masing-masing satu kursi untuk setiap dapil. 

Ketua PDIP Pontianak, Satarudin pun berkomentar mengenai prediksi perolehan suara ini. Dia mengakui bahwa kemungkinan besar PDIP meraih suara terbanyak. “Sampai saat ini tim kami (PDIP) masih terus melakukan input data. Namun dari hasil data-data yang keluar, baik dari intern kami maupun partai lain, raihan suara kami mendominasi,” kata Satarudin. 

Menurutnya, pihaknya juga terus melakukan pemantauan dan pengawalan dikarenakan hasil yang dikumpulkan tersebut belum final. “Penentuannya kan baru bisa diketahui setelah dihitung resmi oleh KPU,” ungkapnya. 

 Terkait dengan klaim suara dan perolehan kursi oleh partai-partai lain, Satarudin menanggapinya dengan diplomatis. Menurutnya, semua politisi boleh saja mengklaim raihan suara masing-masing asalkan dilengkapi dengan bukti yang jelas. 

Dalam hal ini, dirinya lebih memilih untuk sabar dan menunggu hasil hitungan final dari internal PDIP dan KPU. “Tapi kami tetap optimis bisa meraih suara terbanyak dan bisa kembali menduduki kursi ketua di DPRD Pontianak, sama dengan hasil Pileg 2014 lalu,” ucapnya. 

Kiprah Wajah Baru

Perebutan kursi DPRD Pontianak tak hanya dimonopoli politisi senior yang sudah lama malang melintang di parlemen. Dalam pileg tahun ini, sejumlah politikus muda juga ikut berkiprah. Salah satunya adalah politisi dari PAN Dapil Pontianak Selatan-Tenggara, Lutfi.  

“Saya pendatang baru di perpolitikan Kota Pontianak sangat optimis dapat menduduki kursi legislatif. Bukan tanpa alasan, dengan berbagai perjuangan yang telah kami lakukan bersama tim dan simpatisan,” kata Lutfi.

Selama kampanye, dirinya juga mendatangi langsung para konstituen di Kecamatan Pontianak-Tenggara guna melakukan sosialisasi. Melihat antusiasme masyarakat yang ditunjukkan, ia yakin dapat memperoleh cukup suara sebagai bekal duduk di kursi DPRD Kota Pontianak.

“Hasilnya saya tetap harus bersabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU Pontianak, sebagai hasil yang sah. Kita juga harus bersama-sama mengawal proses demokrasi ini hingga sampai pada tahap akhir,” ujarnya. Dia berharap pihak penyelenggara, KPU dan Bawaslu bisa bekerja maksimal dan mengedepankan independensinya.

Selain PAN, PKPI juga mengusung caleg muda, salah satunya Beni Tanheri untuk dapil Pontianak Selatan-Tenggara. Walau belum tahu pasti jumlah perolehan suara, Beni mengaku mendapat banyak pelajaran penting dalam partisipasinya di ajang pileg ini. Dirinya merasa senang karena bisa ikut berjuang secara murni tanpa money politic. “Saya masih tunggu hasil suara. Bagi yang terpilih semoga amanah. Bagi yang tak terpilih tetap semangat, berjiwa besar dan terus berkarya,” tutupnya.(iza)

Berita Terkait