Patok Batas Masyarakat Ikut Jaga

Patok Batas Masyarakat Ikut Jaga

  Kamis, 28 January 2016 09:27
PAMTAS: Pengaman perbatasan juga menjadi tanggungjawab masyarakat. INTERNET/MERDEKA

SEGENAP elemen masyarakat diharap dapat ikut serta menjaga patok batas negara. Seiring wilayah Sintang berbatasan langsung dengan Malaysia.Demikian kata Ketua Komisi II DPRD Sintang Harjono Bejang.

Menurut Bejang, peran masyarakat dalam menjaga patok batas negara penting guna mengantisipasi terjadi pergeseran. Kendati tidak bisa dipungkiri jika masyarakat perbatasan kerap mendapatkan kebutuhan pokok dari negara tetangga, karena lebih dekat. “Rasa kebangsaan masyarakat perbatasan sangat kuat, meskipun beberapa jenis kebutuhan pokok masih bergantung dengan  Malaysia,” katanya.

Bejang juga mengingatkan kepada  perusahaan yang berdomisili di Sintang untuk tidak sembarangan  menggeser patok batas wilayah yang ada, khususnya di perbatasan.  Menurut Bejang andil masyarakat juga menjadi bagian dalam menyokong tugas aparat mengamankan batas negara.  Karena itu, Bejang juga  mendukung penuh   TNI  yang merupakan garda terdepan dalam menjaga perbatasan.

Menurut Bejang menggeser patok batas secara sengaja juga merupakan tindakan tak dibenarkan.  Hal demikian diatur dalam  UU Nomor 34/2008 tentang batas-batas antarnegara dan sanksi khusus spesial pasal 20 UU RI nomor 43/2008 junto pasal 21 ayat 2 dan 3 tentang pengrusakan patok negara.  Ancaman hukumannya  minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun dengan denda minimal Rp 5 miliar dan maksimal Rp 20 miliar. (stm)