Pasillo Bikin Ramos Menggila

Pasillo Bikin Ramos Menggila

  Rabu, 12 June 2019 10:56
Selebrasi:Pemain bertahan sekaligus kapten Spanyol Sergio Ramos (tengah) melakukan selebrasi usai sukses mengeksekusi penalti pada petandingan group F kualifikasi UEFA Euro 2020 melawan Swedia di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid (10/6). OSCAR DEL POZO / AFP

Berita Terkait

MADRID – Para pemain Spanyol berbaris di lorong keluar lapangan Santiago Bernabeu kemarin (11/6). Ketika sang kapten Sergio Ramos melewati mereka, para pemain pun memberikan tepuk tangan. Yang membuat semakin spesial, Ramos mendapat pasillo itu ditemai calon istrinya Pilar Rubio, anak-anaknya, dan ibunya. 

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales menjadi inisiator untuk sambutan penghormatan buat Cuqui, sapaan Ramos. Ramos ketika Spanyol menang 4-1 atas Kep Faroe (9/6) membuat rekor sebagai pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah. Yakni 122 kali. Atau melampaui pendahulunya Iker Casillas (121 kali). 

Energi di awal pertandingan membuat bek berusia 33 tahun itu menggila. Ketika Spanyol melibas Swedia dengan skor 3-0 pada matchday empat kualifikasi Euro 2020 grup F kemarin di Santiago Bernabeu, Ramos berkontribusi gol lagi. 

Pemain kelahiran Camas Spanyol itu membuka keran gol buat La Roja pada menit ke-64 dari titik penalti. Kemudian dua gol lainnya disumbangkan Alvaro Morata (85'-pen) dan Mikel Oyarzabal (87'). 

“Kami bekerja keras sepanjang babak pertama dan akhirnya gol lahir setelah usaha bertubi-tubi yang kami lakukan. Kemenangan ini mendekatkan kami untuk lolos Euro tahun depan,” kata Ramos kepada Marca. 

Bek Real Madrid juga memuji tiga patner lini belakangnya. Dani Carvajal di sisi kanan, Inigo Martinez di tengah, dan Jordi Alba di sektor kiri. Kombinasi keempatnya sukses memampatkan serangan Blagult. 

“Pada ajang kualifikasi seperti ini memastikan laga berakhir clean sheets sangatlah penting. Dan saya pastikan lini belakang terus bekerja untuk membantu Spanyol lebih baik di setiap laga,” tutur Ramos. 

Nah, tambahan satu gol kemarin membuat Ramos pemain paling produktif era entrenador Luis Enrique. Dari 25 gol Spanyol dalam sembilan laga Enrique, eks pemain Sevilla itu membikin enam gol. 

Secara keseluruhan, dalam 165 caps bersama Spanyol Ramos sudah mencetak 20 gol. Dari beberapa bek legendaris, koleksi golnya di level timnas hanya kalah oleh Daniel Passarella (Argentina/22 gol) dan Fernando Hierro (Spanyol/29 gol). 

Bek kanan Spanyol Dani Carvajal dalam wawancara dengan Radio Marca mengatakan setiap Ramos jadi eksekutor penalti, dirinya selalu tenang. Sebab rekor algojo penalti Ramos sejauh ini positif. Dari enam kesempatan, hanya dua kali yang gagal. 

“Dengan panjangnya pengalaman Sergio (Ramos) bermain maka tak diragukan lagi dia pilihan utama kami. Dia melangkah dengan tenang dan selalu berhasil mengecoh kiper lawan,” puji Carvajal. 

Bek berusia 27 tahun tersebut juga menambahkan tak memusingkan soal kebijakan rotasi pada era Enrique ini. Saat lawan Kep Faroe, posisi bek kanan diberikan kepada pemain Sevilla Jesus Navas. 

Sementara itu, asisten Enrique Robert Moreno kepada EFE berkata Ramos menunjukkan karakter kepemimpinan di luar dan di dalam lapangan. Karena itu sosok Ramos memang mendapat tempat spesial di timnas. 

“Ramos membuat para pemain muda dalam tim jadi bersemangat. Sungguh satu kegembiraaan bisa berhubungan dengannya di timnas,” ucap Moreno. 

Pelatih Swedia Janne Andersson dalam preskon setelah pertandingan mengatakan level permaianan Spanyol memang di atas mereka. Spanyol memberikan tekanan bergelombang dan mengontrol mereka. 

“Kami rasa hari ini (kemarin, red.) bukanlah hari terbaik kami sehingga kami tak bisa menahan mereka. Saya juga tak akan berkomentar soal dua hukuman penalti yang diberikan kepada kami,” tutur Andersson. (dra)
 

Berita Terkait