Pasar Murah TP-PKK Kalbar

Pasar Murah TP-PKK Kalbar

  Minggu, 19 May 2019 09:16
PASAR MURAH: Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar Lismaryani Sutarmidji melayani masyarakat pembeli pasar murah di Aula Kantor Camat Pontianak Barat, Sabtu (18/5). HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Amankan Stok Bahan Pokok

Dalam upaya membantu kebutuhan masyarakat, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalbar bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalbar menghadirkan pasar murah di Aula Kantor Camat Pontianak Barat, Sabtu (18/5).

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

SEJAK pagi ratusan masyarakat datang berbondong-bondong ke halaman Kantor Camat Pontianak Barat. Pasar murah yang diadakan TP-PKK Provinsi Kalbar itu cukup menarik perhatian. Pasalnya, bahan pokok seperti gula, beras, minyak goreng, tepung, mentega, dan lain sebagainya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasar. 

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam setiap hari besar keagaman nasional. "Kami mengadakan pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat yang ada di Kalbar, khususnya di Pontianak," ungkap Ketua TP-PKK Kalbar, Ny. Lismaryani Sutarmidji.

Karena memang bahan pokok yang dijual lebih murah, ia sangat berharap masyarakat membeli sesuai keperluan. Jangan sampai justru dimanfaatkan untuk mencari keuntungan dengan cara dijual kembali. "Kepada masyarakat untuk membeli seperlunya saja dan hanya untuk keperluan saja," pesannya.

Dikatakanya, dalam penjualan bahan pokok di pasar murah ini, penyelenggara juga sudah membatasi pembeli dalam mendapatkan barang-barang kebutuhannya. Dengan demikian, harapan dia, masyarakat yang membeli bisa merata.

Sementara itu, dijelaskan Lismaryani, untuk tahun ini kegiatan serupa juga digelar di daerah lain. Sebelumnya mereka sudah menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Melawi dan Sekadau. "Di Pontianak hanya di sini di Kantor Camat Barat ini," pungkasnya.  

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disperindag (Kadisperindag) Kalbar Muhammad Ridwan mengatakan, kegiatan pasar murah yang dilaksanakan bersama TP-PKK Kalbar ini sebagai wujud kepedulian Pemprov kepada masyarakat. Khususnya, penekanan mereka kepada mereka yang akan merayakan Idulfitri 1440 Hijriah. "Kami harap, masyarakat membeli barang dengan tertib," katanya.

Adapun komoditas yang dijual dalam pasar murah ini disebutkannya, ada beras (Beras Kita) dengan total 880 kilogram, dijual perlima kilogram dengan harga Rp40 ribu; gula (Manis Kita) dijual seharga Rp8 ribu perkilogram, dengan total 1.440 kilogram; minyak goreng (Tropical) dijual Rp10 ribu perliter, dengan total 1.932 liter; tepung terigu (Segitiga Biru) dijual dengan harga Rp6 ribu perkilogram, total ada 816 kilogram; tepung gula (Mawar Merah) Rp5 ribu per-piece, dengan total 160 piece; susu kental manis (Frisian Flag) dijual Rp7 ribu perkaleng dengan total 960 kaleng; mentega (Forvita) dijual dengan harga Rp2 ribu per-sachet dengan total 1.080 sachet; sirup (ABC) dijual Rp10 ribu perbotol dengan total 96 botol; dan sirup (Marjan) dijual dengan harga Rp15 ribu perbotol, dengan total 156 botol.

Ridwan memastikan saat ini stok kebutuhan pokok di Kalbar hingga menjelang Idulfitri masih cukup. Dengan demikian masyarakat diharapkan dia tidak perlu khawatir. Dia berpesan jangan sampai ada yang memborong bahan pokok untuk kebutuhan pribadi, yang bisa membuat gejolak harga di pasaran. "Saya harap, masyarakat membeli atau belanja sesuai kebutuhan," harapnya.

Sementara itu, Camat Pontianak Barat Siti Komalasari menyambut baik dipilihnya Kecamatan Pontianak Barat sebagai tempat digelarnya pasar murah oleh TP-PKK bersama Disperindag Kalbar. "Pasar murah ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci ramadan," katanya singkat. (*)

Berita Terkait