Pasar Murah Jelang Hari Besar Keagamaan

Pasar Murah Jelang Hari Besar Keagamaan

  Kamis, 16 June 2016 09:47
PASAR MURAH : Penjualan paket pasar murah Disperindagkop dan UKM di kantor kelurahan Kuala Rabu (15/6) kemarin. Hari/Pontianakpost

Berita Terkait

Pemerintah Kota Singkawang melalui Disperindagkop dan UKM menyiapkan 12 ribu paket komoditi pasar murah bagi warga kurang mampu dalam menghadapi hari besar keagamaan seperti hari raya Idul Fitri mendatang.

Hari Kurniathama, Singkawang

INI merupakan wujud bantuan Pemkot Singkawang dalam rangka meringankan beban warga kurang mampu dengan melakukan intervensi kebijakan dalam bentuk alokasi dana bantuan harga jual barang,” ungkapnya saat kegiatan pembukaan pasar murah di Kelurahan Kuala Singkawang Barat, Rabu (15/6) kemarin.

Bentuknya, kata dia, berupa komoditas paket lebaran yang harga jualnya jauh lebih murah dari harga pasar. 

Pendistribusian 12.000 paket tersebut tersebar di 19 titik di 5 kecamatan, dimana penyalurannya dibagi dua momen. Untuk momen Idul Fitri dimulai 15 Juni hingga 23 Juni 2016, sedangkan untuk natal-tahun baru akan disalurkan 12-14 Desember 2016. 

“Untuk Idul Fitri disiapkan 9.500 paket dan Natal disiapkan 2.500 paket,” katanya.

Kegiatan yang dibuka Asisten II Setda Pemkot Singkawang, Agus ‎Prayitno diharapkan pasar murah ini bisa memberikan manfaat bagi warga dan tepat sasaran, hadir juga Ketua DPRD Kota Singkawang Sujianto, Pimpinan Forkopinda, dan para tamu undangan lainya. Adapun komoditi paket pasar murah 2016 terdiri dari gula pasir 3 Kg Rp45.000, tepung terigu 1 Kg,Rp 7.500, Mentega 4 Bungkus Rp 4.000, Susu 2 kaleng Rp 16.500, Minyak Goreng 1 Bungkus Rp 10.000, sehingga jumlah harga komoditas pasar murah Rp95.000, subsidi Pemkot Rp 35.000 dan yang dibayar masyarakat Rp 60.000. 

Namun warga yang bisa mendapatkan paket pasar murah ini sangat terbatas karena panitia menyiapkan kupon untuk warga penerima manfaat. Sementara itu, salah satu warga Jariah, adanya pasar murah ini sangat membantu, tentunya harganya murah. 

“Kalau murah siapa yang tak mau apalagi saat ini ketika perekonomian sedang tidak bagus, kelihatannya mereka pun (pembeli) cukup senang dengan apa yang dilakukan pemerintah,” katanya. (*)

Berita Terkait