Pasar Diserbu Pembeli

Pasar Diserbu Pembeli

  Rabu, 13 June 2018 13:07

Berita Terkait

PONTIANAK - Jelang lebaran, Pasar Rakyat Tengah dipenuhi pengunjung yang berburu membeli kebutuhan keperluan lebaran. Harga diskon dengan sensasi belanja bisa ditawar membuat warga berbondong-bondong buat belanja.

Tika, salah satu konsumen yang datang belanja ke Pasar Tengah, Selasa (12/6) menuturkan, bahwa harga pakaian di Pasar Tengah sesuai dengan kantong di kocek. Selain banyak diskon belanja di sini juga bisa ditawar. "Bahannya juga tak kalah dengan pakaian yang dijual di supermarket dan mall," katanya kepada Pontianak Post.

Baginya Pasar Tengah sudah tak asing. Tiap tahun utamanya momentum lebaran ia bakal belanja pakaian di sini. Perbedaan harga antara belanja di Pasar Tengah dan  supermarket pun lumayan jauh.

Memang, lanjut dia, belanja di sini risikonya harus berpanas-panasan dikarenakan lokasi pedagang selain berjualan di kios, juga membuka lapak di emperan. Tapi menurutnya belanja di sini menyenangkan. 

"Peningkatan penjualan sudah terjadi sejak 10 hari jelang lebaran. Tapi hari tertentu saja, seperti hari libur. Tapi sekarang (kemarin) penjualan dagangan pakaian saya lumayan laris," ungkap Burhan, pedagang Pasar Tengah.

Meski laku, ia juga mengeluhkan soal penataan parkir kendaraan roda dua yang dijejerkan di Jalan Asahan. Karena lokasi jalan digunakan sebagai akses parkir, membuat konsumen sedikit sulit untuk menuju lapak dadakan pedagang.

Kalau soal harga pakaian, perbedaannya dengan yang dijual di mall lumayan miring. Misal bahan yang sama harga di mall Rp150 ribu, di sini Rp90 ribu bisa dibawa pulang.

Ditanya omzet, selama 10 hari jelang lebaran Burhan mengaku lumayan jika dibanding hari biasa. "Kalau bersih Rp150-Rp200 ribu bisa didapat," katanya.

Keuntungan lebih besar saat Pasar Tengah belum dibangun seperti sekarang. Kenang dia, dulu jika per hari bisa dapat Rp 300-Rp350 ribu. Kalau hari biasanya Rp 200 ribu dalam tangan. Tapi semenjak pasar dibangun, omzet kawan pedagag menurun drastis.

Hal senada dikatakan pedagang lainnya, Abdurahman. "Jelang lebaran ada lonjakan pembeli di sini. Ini sudah terasa sejak satu minggu lalu," ungkap pedagang tali pinggang ini.

Untuk harga dagangan, ia mematok Rp25 ribu sampai Rp 100 ribu. Jenis yang paling banyak dibeli itu kebanyakan harga tali pinggang Rp 50 ribuan. "Kalau peningkan penjualan adalah 40 persen. Ini berkah pedagang di bulan ramadan," tutupnya.(iza)

 

 

 

Berita Terkait