Panggungnya Generasi Baru

Panggungnya Generasi Baru

  Selasa, 6 September 2016 09:30

Berita Terkait

JAKARTA – Kegagalan total Indonesia di Piala AFF 2014 ternyata memberikan banyak pelajaran bagi pelatih Timnas, Alfred Riedl. Kebetulan ketika itu pria asal Austria itu juga bertindak sebagai pelatih kepala kepada Firman Utina dan kawan-kawan. Nah, enggan terpersok di lubang yang sama, Riedl memutuskan memanggil 22 pemain yang mayoritas adalah pemain muda. 

Timnas dipersiapkan untuk membela merah putih di Piala AFF 2016 di Filipina 19 November-17 Desember nanti. Keputusan memanggil pemain muda itu berbanding terbalik dengan yang dia lakukan di Piala AFF 2014 lalu. Ketika itu, Riedl lebih mempercayakan pemain gaek seperti Cristian Gonzales, Zulkifli Syukur serta M Ridwan. Hasilnya, Indonesia gagal lolos fase grup.

Kali ini, hanya ada segilintir nama seperti Boaz Solossa yang didapuk sebagai kapten, serta Zulham Zamrun dan Irfan Bachdim yang terbilang senior. Tapi, lebih dari itu, semua lini dihuni oleh penggawa muda yang masih memiliki semangat tinggi. Di antaranya Evan Dimas, Andik Vermansah, Septian David, Yanto Basna dan Irsyad Maulana yang rata rata masih berusia di bawah 25 tahun.

Nah, sejumlah pemain muda yang dipanggil oleh Riedl dalam Timnas kali ini mengaku bahwa mereka punya semangat tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia. Apalagi, Piala AFF 2016 nanti adalah even internasional pertama yang diikuti Indonesia setelah setahun dalam pembekuan FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional). 

Pertandingan ujicoba melawan Timnas Malaysia di Stadion Manahan Solo, nanti malam akan menjadi langkah awal tersebut. Gelandang Mitra Kukar, septian David Maulana mengatakan, meski berstatus pertandingan ujicoba, Indonesia pantang kalah dalam laga itu. 

“Karena ini adalah pertandingan internasional pertama setelah Indonesia terbebas dari sanksi FIFA. Indonesia bisa bicara banyak di pertandingan lain kalau bisa memenangkan pertandingan malam nanti,” kata mantan gelandang serang Timnas U-19 itu. “Saya berharap juga bisa diberikan kepercayaan untuk tampil di laga itu,” timpal pemain berusia 20 tahun ini. 

Bek tangguh asal Papua, Yanto Basna,21, juga mengungkapkan bahwa, keputusan Riedl memberikan kepercayaan kepada mayoritas  pemain muda tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Jangan sampai publik sepak bola tanah air kecewa. Karena ini sudah saatnya regenerasi dalam sepak bola tanah air,” ujarnya. 

Mantan bintang Persebaya Surabaya, Andik Vermansah juga mengungkapkan hal serupa. Menurut dia, ini bukan waktu yang ideal untuk menggantung harapan tinggi bagi Timnas setelah setahun lebih vakum dari aktivitas internasional. “Tapi, bukan berarti juga sudah tidak ada harapan. Karena semua pemain saat ini memiliki semangat tinggi memberikan yang terbaik,” ujar Andik. 

Gelandang lincah yang saat ini membela Selangor F.A di Malaysia Super League itu pun mengakui kalau dia juga sudah berbagi informasi terkait kelemahan dan kekuatan Malaysia kepada rekan-rekan setim. Nah, terkait waktu persiapan yang sangat mepet? “Tidak masalah, semua yang ada di sini adalah pemain profesional. Semua sudah siap fight,” timpalnya. (ben)

Berita Terkait