Panen Kebun Percontohan Gang Kurnia Jaya, Kota Baru

Panen Kebun Percontohan Gang Kurnia Jaya, Kota Baru

  Minggu, 20 May 2018 08:24
PANEN: Penjabatsementara Wali Kota Pontianak, Mahmudah, tengah memanen buah di kebun milik Pemkot di Kelurahan Kota Baru. MIRZA A MUIN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Andai Tiap Kecamatan Punya Kebun Percontohan Serupa

Kebun percontohan yang dikelola Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PKK dan Kelompok Tani di Gang Kurnia Jaya, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu (19/5) kemarin panen buah jenis golden mama, melon, dan labu air. Proses pemanenan disaksikan Pejabatsementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah. Melihat hasil panen melimpah, ia ingin ke depan kebun hasil pertanian seperti ini ada ditiap kecamatan.

MIRZA A MUIN, Pontianak

"KEBUN ini milik Pemerintah Pontianak. Pengelolaannya dilakukan oleh Dinas Pertanian, PKK dan Kelompok Tani setempat," katanya kepada Pontianak Post. Dia yakin, jika benar-benar fokus, perkembangan bisnis disektor pertanian dengan tiga tanaman komiditi melon, golden mama, dan labu air ini bisa menjadi penghasilan tambahan bagi si pengelola.

Kebun yang terletak di Kelurahan Kota Baru ini, kata Mahmudah, sebenarnya merupakan kebun percontohan. Nantinya, kebun seperti ini bakal ada di enam kecamatan. Untuk jenisnya belum dirincikan, tapi sekarang baru tiga jenis saja karena komiditas jenis inilah yang paling banyak diminati masyarakat.

Tujuan dari pengembangan kebun percontohan ini, lanjut Mahmudah, bakal bermuara ke bisnis. Ia pun melihat hasil panen dari tiga jenis komoditas ini begitu melimpah. “Untuk menjualnya juga tak susah,” kata dia.

Masyarakat juga, menurut dia, sudah mulai tahu lokasi kebunnya. Di sini, dia menggambarkan bagaimana konsumen bisa memetik langsung buah yang ingin dibeli. Selain lebih segar, dipastikan dia bahwa buahnya juga tanpa pengawet. 

Dari informasi petugas Dinas Pertanian, kata dia lagi, sebelum buah ini dipanen juga sudah banyak dipesan. "Ini peluang dan harus dikembangkan karena jika dilihat dari sisi bisnis peluangnya cukup baik," katanya.

Hasil penjualannya, kata dia, juga bisa meningkatkan penghasilan kelompok tani. 

Selain konsumennya dari Pontianak, kelompok PKK dari Kabupaten Sekadau juga takjub dengan hasil kebun yang memanfaatkan lahan tak begitu besar itu. Mereka berduyun-duyun datang ke perkebunan percontohan tersebut, usai melihat postingan hasil kebun oleh salah satu petugas. Kedatangan mereka juga bisa sebagai sharring ilmu. Bayangkan, dengan lahan yang tak begitu besar dimiliki Pemerintah Kota Pontianak, tapi bisa menyulap dengan hasil buah melimpah. "Kita sharring-lah bagi ilmu, apalagi di sana (Sekadau) masih miliki banyak lahan yang bisa dijadikan seperti ini," katanya.

Ke depan dia minta, Dinas Pertanian dapat membuat kebun percontohan seperti ini dengan lokasinya masing-masing di enam kecamatan. Dia berpesan agar melibatkan PKK dan kelompok tani, sama seperti yang dilakukan di Kelurahan Kota Baru.

“Perkebunan ini muaranya tentu ke sistem pemasaran. Pun untuk jualnya tak susah, karena ada banyak pedagang yang mau mengambil dengan kita,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pontianak, Bintoro.

Dia meyakini jika terus difokuskan, maka buah-buahan lokal dapat bersaing dengan buah dari luar. Bahkan, dia menambahkan, bila hasilnya banyak, maka buah-buahan ini dapat juga dijual ke negara tetangga. Fokus ke depan, pihaknya akan membuat kebun percontohan di enam kecamatan. (*)

 

Berita Terkait