Pameran APKASI Otonomi Expo 2018 di Tangerang

Pameran APKASI Otonomi Expo 2018 di Tangerang

  Senin, 9 July 2018 10:00
KUNJUNGI STAN: Wabup Ketapang Drs Suprapto S mengjungi stan Ketapang dan berfoto bersama perserta Pameran APKASI Expo 2018 di Hall 3 Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai Tangerang. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Dibanding Tahun Lalu, Lebih Ramai Tahun Ini

KABUPATEN Ketapang mengikuti Pameran APKASI Otonomi Expo 2018,  kali ini dengan materi pameran fokus pada indikator yang memiliki peluang seperti pertanian, perkebunan, perikanan, usaha mikro kecil dan menengah, dan pariwisata. Pameran APKASI Otonomi Expo 2018 kali ini mengusung tema kegiatan: Meningkatkan daya saing daerah dalam merebut pasar global. Acara ini dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan ditandai memukul gong Rapat Kerja Nasional XI Apkasi dan Apkasi Expo 2018.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 416 kabupaten dan provinsi se-Indonesia dan dihadiri oleh Mensesneg, para duta besar untuk Indonesia, para gubernur dan bupati seluruh Indonesia.

Wakil Bupati (Wabup) Ketapang Drs. H. Suprapto S. hadir dan mengikuti proses pembukaan Pameran APKASI Otonomi Expo 2018. Usai dibuka Presiden, Wabup mengunjungi dan melihat langsung stan Pameran Kabupaten Ketapang yang berlokasi di Hall 3 Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai Tangerang, Jumat (6/7).

Menurut koordinator Stan Kabupaten Ketapang Hornop Pulungan, S.STP,  keikutsertaan Kabupaten Ketapang menjadi sarana strategis bagi para peserta untuk mendapatkan akses perdagangan dan inevestasi yang lebih luas. Selain itu, dia menambahkan, untuk mendorong potensi daerah untuk meningkatkan pencitraan daerah dalam rangka menghadapi persaingan regional dan global.

“Pada hari pertama stan Ketapang selalu ramai dikunjungi mereka ingin melihat stan Kabupaten Ketapang. Ini dilihat jumlah tamu yag hadir jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Mereka ingin tahu Ketapang di Kalbar kayak gini,” kata Kepala Sub Bagian Otonomi Daerah di Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang tersebut.

Di ajang APKASI Otonomi Expo 2018 ini, dia menjelaskan bahwa Kabupaten Ketapang membawa makanan khas daerah, kerajinan anyaman, batik khas Ketapang, dan juga pakaian adat Melayu dan pakaian adat Dayak. Selain itu mereka juga menampilkan profil daerah berupa CD serta pamflet di seluruh bidang.

“Kita tampilkan video bahwa Ketapang baik dan sangat aman untuk berinvestasi kepada para pengunjung yang mengjungi stan Ketapang “ ucapnya.

Dia berharap ke depannya bahwa masyarakat seluruh Indonesia tahu tentang Ketapang. Dengan demikian, harapan dia, menjadi peluang investasi bagi investor yang mengjungi stan dan membuka peluang kerja sama bagi daerah lain.

Peserta Kabupaten Ketapang selain membuka stan, juga mengikuti acara tambahan yaitu bussines matching, dari tujuh agenda kegiatan yang dilaksankan panitia seperti Workshop, Pemilihan Putri Otonomi, Performance, Zona Kuliner, Stand Kuliner, Stand Up Comedy, dan Fiedl Trip. (afi/ser)

Berita Terkait