Pakai Narkoba Bulan Puasa, Pelaku Diringkus Polisi

Pakai Narkoba Bulan Puasa, Pelaku Diringkus Polisi

  Sabtu, 19 May 2018 09:54
DIAMANKAN: Pelaku dan barang bukti yang diamankan.

Berita Terkait

MEMPAWAH- Momentum bulan suci Ramadhan 1439 H tak mengurungukan niat pelaku jaringan narkotika untuk berhijrah. Bahkan disaat umat Islam beribadah di hari pertama Ramadan, penikmat barang haram ini tetap saja beraktivitas.

Seperti yang dilakukan AS alias Aan (35), warga BTN Belakang GOR Opu Daeng Menambon Mempawah. Pelaku diringkus bersama rekannya, Kamis (17/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik melalui Kasat Narkoba, Iptu Rizal membenarkan keberhasilan jajarannya mengungkap jaringan narkotika di lingkungan masyarakat Kota Mempawah itu. Rizal mengungkapkan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas pelaku AS.

Menindaklanjuti laporan itu, Rizal memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian di lapangan. Polisi mengintai gerak-gerik pelaku dan aktivitas yang dilakukannya di kediamannya. Setelah beberapa waktu mengintai, polisi pun memastikan jika AS merupakan salah satu jaringan pengedar barang haram itu di Kota Mempawah.

Untuk meringkus AS, polisi pun lebih dulu mengatur siasat. Agar, AS dapat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum. Berbekal pengalamannya, Rizal memimpin anak buahnya untuk menjebloskan AS ke jeruji besi. Polisi pun mematangkan strategi penggerebekan.

Setelah menunggu waktu yang tepat, polisi bergerak menuju ke kediaman AS sekitar pukul 21.30 WIB. Polisi yang mencoba masuk ke rumah AS dari pintu depan gagal lantaran terkunci dari dalam. Namun, dengan cara persuasif petugas mengetok pintu dan dibukakan oleh istri AS yang tampaknya hendak beristirahat.

Berhasil masuk ke dalam rumah, petugas pun langsung menggeledah seluruh ruangan di rumah BTN tersebut. Tak sulit bagi petugas menggeledah rumah yang ukurannya tak begitu besar itu. Petugas pun mendapati AS berada di kamar bagian dapur. Saat itu, AS sedang bersama rekannya  AG.

Tanpa basa-basi, petugas pun melakukan penggeledahan terhadap AS, AG dan seisi ruangan dirumahnya itu. Disaksikan Ketua Rt setempat, petugas mendapati 2 paket shabu di atas meja di kamar dapur dan 13 paket lainnya di dalam kamar mandi. AS pun tak dapat mengelak dari jeratan hukum.

Selain 15 paket shabu, petugas juga mendapati barang bukti lain seperti timbangan kecil, bungkus plastik yang digunakan untuk membuat paket shabu, handphone dan uang tunai Rp 650 ribu yang diduga hasil dari penjualan barang haram itu.

 “Setelah mendapatkan barang bukti berupa 15 paket shabu, maka AS pun kami angkut ke Mapolres Mempawah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AS dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” terang Kasat.(wah)

Berita Terkait