ODGJ Terlantar di Warkop

ODGJ Terlantar di Warkop

  Jumat, 22 March 2019 09:18
PERLU PERAWATAN: ODGJ yang diamankan Dinsos Mempawah dalam kondisi sakit. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinsos PPPAPM-Pemdes) Kabupaten Mempawah merespon cepat laporan masyarakat terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar di wilayah kerjanya. Kali ini, Dinsos mengamankan satu pasien ODGJ berjenis kelamin laki-laki diwilayah Pasar Sungai Pinyuh.

“Kemarin, kami mendapatkan laporan dari salah satu pemilik warung kopi (warkop) dikawasan Pasar Sungai Pinyuh terkait keberadaan ODGJ ini. Petugas kami langsung kelapangan untuk melakukan penanganan,” terang Kepala Bidang Sosial, Drs. Heru Agung Y.A kepada Pontianak Post, Rabu (20/3) pagi.

Setelah ditemukan, lanjut Heru, kondisi ODGJ ini sangat memprihatinkan. Yakni pasien mengalami sakit pada jari tangannya yang mengalami bengkak. Petugas pun bertindak cepat melakukan penanganan dengan membawa pasien ke Rumah Sajit Jiwa (RSJ) Buduk di Kota Singkawang. “Langsung kami antar ke RSJ. Dan menurut pihak RSJ, pasien ODGJ ini sebelumnya juga pernah dirawat disana,” tuturnya.

Hingga kini, Heru mengaku belum mengetahui identitas dan alamat pasien ODGJ yang diamankan di wilayah Pasar Sungai Pinyuh itu. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak RSJ untuk mendapatkan data-data pasien bersangkutan. “Informasi yang kami dapat dari RSJ, pasien ini berasal dari Beting, Pontianak Timur. Makanya, kita masih berupaya menelusuri keberadaan keluarga pasien untuk perawatan lebih lanjut,” ujarnya.

Karenanya, Heru berharap segera menemukan anggota keluarga dari pasien ODGJ tersebut. Sehingga, pihaknya dapat membantu mengurus BPJS sehingga perawatan dan penanganan pasien dalam ditanggung pemerintah melalui program kesehatan itu.

“Mudah-mudahan pihak keluarga pasien ODGJ ini segera ditemukan. Dan ketika nanti sudah dinyatakan sembuh, maka pasien bisa kita antarkan pulang kerumahnya sehingga bisa mendapatkan perhatian yang lebih baik dari keluarga,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait