Nyet Jin Nyaris Disantap Buaya

Nyet Jin Nyaris Disantap Buaya

  Jumat, 17 Agustus 2018 13:42
Seekor buaya yang berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Mapolsek Sungai Pinyuh

Berita Terkait

MEMPAWAH- Phang Nyet Djin, warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh kaget bukan kepalang. Pasalnya, wanita penjual kue ini nyaris menjadi santapan buaya saat mengambil daun pisang dipinggir parit yang berlokasi di Rt 5/Rw 01, Jalan Raya Desa Galang, Kamis (16/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung, dirinya selamat dari terkaman hewan buas itu.

Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo membenarkan kejadian. Sunaryo menceritakan, kejadian tersebut bermula ketika Phang Nyet Djin hendak mencari daun pisang untuk membungkus jualan kue. Setiap harinya Phang berburu daun pisang di sekitar parit yang terletak di pinggir Jalan Raya Desa Galang Jurusan Anjongan.

Phang pun dengan santainya menyusuri pinggiran parit untuk mendapatkan daun pisang sesuai keperluan usahanya. Berbekal pisau kecil, Phang pun menemukan daun pisang yang akan diambilnya untuk dibawa pulang.

Namun, pada saat Phang hendak memotong daun pisang dirinya menginjak semak-semak dipinggiran parit. Dan Phang merasakan ada yang janggal dengan semak-semak yang diinjaknya tersebut. Ternyata dibalik semak tersebut terdapat kepala seekor buaya. Merasa terusik oleh kaki Phang, buaya pun bereaksi dengan menerkam.

Kontan saja, Phang yang kaget secara spontanitas mengangkat kaki dan menghindari terkaman buaya yang memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan lebar 25 centimeter itu. Berhasil mengelak, gigi tajam buaya itu pun hanya menerkam semak-semak. Phang lantas berlari sembari berteriak meminta pertolongan masyarakat setempat.

Sejumlah warga dan pengendara yang melintas di sekitar parit pun mendengarkan teriakan minta tolong dari Phang. Warga bergegas menuju ke parit dan mendapati seekor buaya yang sedang terperangkap di pinggir semak-semak. Sejumlah warga pun berusaha menangkap buaya agar tidak mengancam keselamatan masyarakat setempat.

 “Setelah berhasil ditangkap, buaya ini diserahkan masyarakat kepada kami (Polsek). Rencananya buaya ini akan kita bawa ke sebuah lokasi di Anjongan yang memang menjadi habitat buaya,” terang Kapolsek.

Sunaryo menduga, keberadaan hewan reptil ini di lingkungan parit Jalan Raya Desa Galang akibat kondisi alam yang semakin sulit untuk mendapatkan makanan. Sehingga buaya tersebut mencari lingkungan baru untuk mendapatkan makanan.

 “Mungkin saja habitat asalnya sudah tidak memiliki cadangan makanan yang cukup sehingga memaksa buaya ini mencari tempat baru. Karena sifat hewan itu akan berpindah tempat untuk mendapatkan makanan,” pendapatnya.

Karenanya, Sunaryo menghimbau masyarakat di sekitar parit agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Terutama pada saat beraktivitas dipinggir parit atau sungai. Pastinya lingkungan parit dan sungai aman dari ancaman serangan hewan buas.

 “Kami himbau masyarakat agar berhati-hati jika berada di pinggiran parit dan sungai. Antisipasi kemungkinan adanya serangan buaya dan hewan liar lainnya. Jika menemukan adanya hewan buas segera laporkan kepada petugas,” himbaunya.(wah)

Berita Terkait