Nostalgia Horor Klasik

Nostalgia Horor Klasik

  Jumat, 16 November 2018 09:56
MIRIP: Wajah Luna Maya dibuat sangat mirip dengan Suzzanna asli berkat bantuan make-up prostetik buatan Tatiana Melkomova dan Peter Gorshenin. SORAYA INTERCINE FILMS

Berita Terkait

Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, Masih tentang Cinta dan Balas Dendam

Suzzanna dan sundel bolong. Mendiang aktris yang mempunyai julukan ratu horor Indonesia itu sangat lekat dengan peran hantu yang punggungnya berlubang. Dia kini hadir lagi di layar lebar lewat SUZZANNA: Bernapas dalam Kubur. Luna Maya yang menjadi pemerannya. 

--------------

BERNAPAS dalam Kubur berkisah tentang Suzzanna (Luna) dan Satrio (Herjunot Ali). Mereka adalah suami istri yang menunggu kelahiran anak pertama. Sayangnya, Satrio harus meninggalkan Suzzanna ke Jepang untuk urusan bisnis.

Anak buah Satrio yang menyimpan rasa iri lantas merampok rumahnya. Suzzanna terbunuh. Untuk menghilangkan jejak, mereka mengubur mayat Suzzanna di pekarangan rumah. Saat kembali dari Jepang, Satrio justru menemukan Suzzanna tetap hidup seperti biasa. Kejadian aneh pun dimulai.

Bernapas dalam Kubur memiliki kisah yang mirip dengan film-film Suzzanna pada dekade 1980-an. Yakni, cinta dan pembalasan dendam. Pembalasan dendam diperlihatkan dari adegan Suzzanna yang menjadi sundel bolong saat meneror para pembunuhnya. 

Karakter Suzzanna yang sudah dikenal dari film-filmnya dulu tetap dipertahankan dalam film baru tersebut, tidak berubah. ’’Saya ingin Luna benar-benar mencerminkan Mbak Suzie semasa hidup, baik fisik maupun karakter,’’ ujar Clift Sangra, suami mendiang Suzzanna. 

Wajah Luna pun dibuat sangat mirip dengan bantuan make-up prostetik buatan Tatiana Melkomova dan Peter Gorshenin. Kemiripan wajah lantas didukung dengan akting yang juga dibuat sangat mirip dengan perangai Suzzanna asli. 

’’Bunda Suzzanna itu kan genit, jadi saya juga harus genit ketika ngomong, bergerak, atau berjalan,’’ cerita Luna ketika ditemui saat gala premiere di Plaza Senayan pada Sabtu (10/11). Gaya bicaranya di film itu pun manja, mengucapkan huruf ’’L’’ dengan khas, dan sedikit menggoyangkan kepala ketika berbicara.

Ketika menjadi sundel bolong pun, Luna cukup total menirukan Suzzanna. Yang paling terlihat adalah cara melototnya. Berkat make-up prostetik yang dia kenakan, pelototan mata Luna semakin mirip dengan Suzzanna asli. Oh iya, cara ketawanya pas jadi sundel bolong juga sama: tawa keras yang melengking dan menakutkan.

Meskipun horor, Bernapas dalam Kubur mempunyai comic relief alias pelega dalam bentuk lelucon. Hal itu dihadirkan lewat karakter para ART Suzzanna, yakni Mia (Asri Welas), Tohir (Ence Bagus), dan Rojali (Opie Kumis). Mereka kebagian mengisi slot karakter humoris yang kerap muncul di film horor Suzzanna dulu. Komika Bene Dion yang menulis bagian humornya di film tersebut. Buat moviegoers yang pengin nostalgia dengan horor klasik Indonesia, film itu bisa jadi alternatif. (len/c20/jan)

Berita Terkait