Nonton Rainforest Festival? Simak Tips Berikut

Nonton Rainforest Festival? Simak Tips Berikut

  Selasa, 10 July 2018 06:36

Berita Terkait

Perhelatan festival musik dunia, Rainforest World Music Festival (RWMF) 2018 akan dilaksanakan dua hari ke depan, 13-15 Juli 2018. Festival yang akan digelar di Kota Kuching, Malaysia ini, akan menampilkan musik dan budaya dari seluruh belahan dunia. Tak heran jika setiap tahunnya festival ini didatangi puluhan ribu turis mancanegara. 

--------------

BERUNTUNG Pontianak menjadi kota di Indonesia yang jaraknya paling dekat dengan Kuching. Sarawak. Beberapa penonton dari luar Kalimantan yang akan pergi ke festival, tak jarang memilih Pontianak sebagai kota transitnya.

Lalu, bagaimana cara menikmati festival ini agar semuanya berjalan lancar?, ayo simak tips dari Pontianak Post ini.

1. Memilih Transportasi Ke Kuching

Kota Pontianak hanya berjarak 350 kilometer dari Kota Kuching. Jika menggunakan pesawat, penerbangan hanya membutuhkan waktu 25 menit, dengan harga tiket bervariatif. Jika menggunakan Bus, perjalanan akan memakan waktu enam hingga tujuh jam, dengan harga tiket 300 ribu rupiah untuk perjalanan pergi pulang (PP).
Pilihlah transportasi yang sesuai untuk kebutuhan anda. Jika ingin menikmati perjalanan yang murah dan nyaman, pilihlah bus. Sebaliknya, jika ingin menghemat waktu, pilihlah pesawat.

2. Memilih Penginapan

Penginapan di Kuching bervariatif. Biasanya, saat pelaksanaan festival, hotel-hotel besar sudah habis dibooking oleh turis. Tapi tak perlu khawatir, di Kuching pun terdapat puluhan hostel murah yang namun sangat bagus dan baik pelayanannya. Pemerintah Kuching sudah memperhitungkan semuanya jauh sebelum festival dimulai. 

Untuk para backpacker, penginapan dengan gaya asrama dapat menjadi pilihan. Dalam satu kamar, kita tidur dengan ranjang bertingkat bersama turis dari berbagai negara. Dengan harga mulai dari 70 ribu rupiah, kita sudah dapat menginap.

Penginapan juga tersedia di sekitar area festival. Bahkan, panitia menyediakan tempat untuk camping di pinggir pantai hingga danau dibawah Gunung Santubong. Turis yang senang berpetualang, biasanya lebih memilih area camping tersebut.

3. Pergi Ke Festival

Pelaksanaan Rainforest World Music Festival digelar di Sarawak Culture Village yang jaraknya 35 kilometer dari Kota Kuching. Untuk transportasi dari dalam kota menuju ke tempat acara, panitia menyediakan shuttle bus yang letaknya tersebar diseluruh tempat keramaian Kota Kuching.

Shuttle bus sudah tersedia sejak pukul 9.30 pagi dari Kota Kuching, dan untuk pulang dari area festival akan beroperasi hingga pukul 1.30 dinihari.

4. Memilih Makanan 

Kuching merupakan salah satu kota kuliner terbaik di Malaysia. Puluhan jenis makanan khas Sarawak tersebar di seluruh kota. Di area festival sendiri, stand makanan tersebar di setiap sudut tempat. Harganya sangat terjangkau. Kadang hanya dengan uang seharga 30 ribu rupiah, kita sudah dapat mencicipi kuliner khas Kuching.
Satu hal yang perlu diingat adalah, panitia tidak mengizinkan masuk makanan dan minuman ke area festival.

5. Membeli Tiket Festival

Membeli tiket untuk datang ke festival dapat dilakukan secara online. Tiket yang dijual sebelum acara dimulai, biasanya lebih murah dari harga yang berlaku saat pelaksanaan acara. 

Berikut adalah harga tiket yang dijual saat acara berlangsung (door sale): 
Tiket Dewasa perhari : 146 Ringgit
Tiket Anak-anak perhari : 76 Ringgit
Tiket Dewasa tiga hari : 387 Ringgit
Tiket Anak-anak tiga hari : 189 Ringgit

6. Menikmati Festival

Rainforest World Music Festival dulunya hanya dikenal sebagai festival musik. Namun, kini RWMF berkembang menjadi festival yang menampilkan kesenian dan kebudayaan dunia. Sejak pagi, festival ini sudah dimulai dengan workshop dan pameran. Isi workshop pun tak melulu hanya musik. Kita juga dapat mempelajari tarian serta budaya lain yang mereka bawa dari negara asal para performence.

Sejak pukul 11 siang, area festival biasanya sudah mulai didatangi penonton. Puluhan stand pameran kesenian sudah dipadati pengunjung. Cuaca siang hari biasanya sangat panas. Walaupun dilaksanakan di punggung gunung dengan danau yang indah, kawasan ini juga merupakan kawasan pantai batu yang eksotis.
Penonton yang datang dari negara subtropis biasanya akan menggunakan busana minim dan berbahan tipis untuk mengindari keringat di hawa panas yang menyengat. 

Namun menjelang malam, cuaca dapat berubah drastis. Bahkan, tanpa peringatan, hujan bisa saja datang. Jadi, tak ada salahnya jika membawa pakaian ganti atau ponco (jas hujan plastik) yang kita persiapkan dari hotel.

Untuk informasi lebih ditail tentang festival, kita dapat langsung mengunjungi website http://rwmf.net. (ndo/rwmf.net)

Berita Terkait