Ngaku Intel Tentara

Ngaku Intel Tentara

  Selasa, 21 May 2019 11:45
GADUNGAN: Budi Hartono yang mengaku sebagai intel tentara tidak berkutik ketika dijemput oleh prajurit Satgas Pamtas di tempatnya menginap.

Berita Terkait

Sempat Dua Kali Garap Korban

SANGGAU - Mengaku sebagai intel tentara, Budi Hartono (31), warga Sungai Daun, Kecamatan Sekayam berhasil mengelabui seorang wanita berusia 24 tahun berinisial KD, warga Entikong untuk menjadi kekasihnya. Belakangan, kasusnya terbongkar dan harus mendekam di sel tahanan. 

Budi diketahui telah memiliki istri dan satu orang anak di kampung. Entah apa yang membuatnya melakukan hal tersebut hingga harus berurusan dengan TNI dan juga kepolisian. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Entikong dan dalam penyelidikan. 

Kasus ini bermula ketika Budi, dengan hanya bermodal foto-foto mengenakan seragam TNI dan mengaku sebagai intel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns. Tujuannya tidak lain untuk mendapatkan si pujaan hati dan mengajaknya berkencan. 

Dari informasi yang didapat, pelaku sudah dua kali meniduri korban dengan modus Intel tentara tersebut. Satu waktu, KD menceritakan soal 'pacar intel-nya' itu ke prajurit Satgas Yonmek 643/Wns di Pos Panga. Mendengar cerita KD, anggota Yonmek Pos Panga lantas mencari dan menjemput Budi di tempatnya menginap.

Budi kemudian dibawa ke Pos Satgas Pamtas Panga. Disitu, kedok Budi akhirnya terbongkar. 

“Setiba di pos, anggota menanyakan perihal identitas dan kejadian antara korban dan pelaku, tapi jawaban pelaku berbelit-belit. Dia mengaku bujangan dan tinggal di Lubuk Sabuk, tapi ternyata bukan,” ungkap Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf. Dwi Agung Prihanto, Senin (20/5).

Kemudian, prajurit Pos Satgas Pamtas Panga berkoordinasi dengan personil Pos Satgas Pamtas Sungai Daun untuk mengecek alamat rumah sesuai identitasnya di KTP. Akibatnya, Budi kini berurusan dengan kepolisian setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 “Setelah dikonfrontir foto KTP yang bersangkutan, pelaku sebenarnya sudah berkeluarga, punya istri dan satu anak. Pelaku mengaku sebagai intel TNI untuk menipu korban agar bersedia menjadi pacarnya,” jelasnya. (sgg)

Berita Terkait