Nasabah KUR Mempawah Capai 3.230

Nasabah KUR Mempawah Capai 3.230

  Sabtu, 18 May 2019 11:32
KOORDINASI: Peserta Rapat Koordinasi Penyaluran KUR dan UMi di Kabupaten Mempawah berfoto bersama.IST

Berita Terkait

MEMPAWAH—Pemerintah menerbitkan paket kebijakan yang bertujuan memberdayakan UKMK dan peningkatan perekonomian rakyat dengan digulirkannya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi). Untuk Kabupaten Mempawah, nasabah KUR hingga pertengahan bulan Mei 2019 telah mencapai 3.230 pelaku UKMK. Sementara nasabah UMi, saat ini sudah tercatat 142 debitur.

Peningkatan sinergi antarstakeholders terus dilakukan demi pertumbuhan penetrasi penyaluran KUR dan UMi. Untuk itu pada 16 Mei lalu, bertempat di Aula Kantor Dinas Penanaman Modal, Koperasi UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Penyaluran KUR dan UMi di Kabupaten Mempawah. 

Rapat tersebut dihadiri Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, Dinas Penanaman Modal, Koperasi UKM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mempawah, Penyalur KUR dan UMi serta para pelaku usaha kecil dan ultra mikro. 

Pada rapat itu, diungkapkan pula bawa pada tahun 2017 nasabah KUR Mempawah mencapai 3.872 dengan nilai Rp69,14 miliar dan tahun 2018 sebanyak 3.853 dengan nilai Rp85,09 miliar. Sementara itu untuk nasabah UMi pada tahun 2017 sebanyak 365 dan tahun 2018 mencapai 758. Kondisi ini merupakan suatu pencapaian yang sangat baik bila dibandingkan dengan Kabupaten lain di wilayah Kalbar. 

Bupati Mempawah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt.Asisten II Rochmat Effendy mengatakan perlunya pemberdayaan UKMK melalui bantuan permodalan, dimana jumlahnya mencapai 105 pelaku usaha kecil dan 2.835 pengusaha mikro. 

“Diharapkan perkembangan UKMK dapat meningkatkan perekonomian serta mengurangi tingkat pengangguran,” ujarnya. Dingingatkan juga perlunya pembinaan tentang manjemen serta pemasaran hasil produksi.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar Edward UP Nainggolan sangat berkomitmen dalam pertumbuhan penyaluran KUR dan UMi sehingga dapat membantu akses permodalan bagi pengusaha kecil,mikro dan ultra mikro untuk perkembangan usahanya sekaligus agar terhindar dari sumber pembiayaan yang tidak resmi dengan bunga tinggi. 

Untuk itu Edward UP Nainggolan berupaya untuk meningkatkan sinergi sekaligus pembinaan penyaluran KUR dan UMi melalui kegiatan rapat koordinasi pada seluruh wilayah di Kalbar.

Dalam sesi tanya jawab, pelaku UKMK berkonsultasi dengan para penyalur tentang tata cara dan persyaratan termasuk jaminan untuk memperoleh KUR dan UMi. Salah satu pertanyaan adalah, bolehkah PNS memperoleh fasilitas KUR? Dari beberapa perbankan menyatakan tidak diperbolehkan. (r/*) 

Berita Terkait