Muda-Jiwo Siapkan Rancangan Pembangunan

Muda-Jiwo Siapkan Rancangan Pembangunan

  Kamis, 2 Agustus 2018 05:37
Bupati dan wakil bupati Kubu Raya terpilih periode 2019-2024, Muda-Sujiwo berfoto bersama Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus dan pimpinan legislatif Kubu Raya usai rapat paripurna istimewa

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Kendati telah ditetapkan sebagai Bupati Kubu Raya terpilih persiode 2019-2024, namun Muda Mahendrawan belum bisa memimpin Kubu Raya saat ini pasalnya sesuai dengan aturan, dirinya bersama Wakil Bupati Kubu Raya terpilih, Sujiwo baru bisa memimpin Kubu Raya usai jabatan bupati dan wakil bupati saat ini berakhir, yakni pada 17 Februari 2019.

“Kalau dihitung akhir masa jabatan bupati dan wakil bupai saat ini masih sekitar 6 bulan lagi, dan kami memaklumi hal ini. Di sisi lain kami juga mengucapkan terimakasi bagi masyarakat Kubu Raya yang mendukung dan mempercayakan dan pak Sujiwo untuk memimpin Kubu Raya,” kata Muda Mahendrawan usai menghadiri rapat paripurna istimewa bersama pihak legislatif Kubu Raya dalam rangka pengumuman hasil penetapan bupati dan wakil bupati Kubu Raya terpilih tahun 2018 di Gardenia Resort and Spa, Rabu (1/8).

Sembari menunggu masa pelantikan, saat ini Muda mengaku sedang mengumpulkan berbagai bahan, menyiapkan rancangan dan sejenisnya untuk membangun Kubu Raya menjadi lebih baik ke depan. Dia melihat sejauh cukup banyak  best practices termasuk rancangan model pembangunan dari berbagai daerah yang bisa diakomodir, dihimpun dan disesuaikan dengan aturan-aturan baru yang bisa saja diterapkan di Kubu Raya nantinya.

“Tidak menutup kemungkinan dengan banyak bahan dan sejumlah rancangan yang sudah saya siapkan nantinya bisa menjadi terobosan baru dalam mempercepat kembali pembangunan di sektor pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan dan sejmlah sektor lainnya  yang pada akhirnya berkontribusi besar pada peningkatan kesejahtraan masyarakat,” ungkapnya.

Disinggung hasil pembangunan saat ini, kata Muda hingga saat ini pembangunan di kabupaten termuda di Kalbar ini memang terus berjalan, hanya saja dia melihat ada beberapa perlambatan misalnya dalam mengurangi ketimpangan sosial di masyarakat.

“Yang harus dilakukan nantinya yakni mengurangi ketimpangan baik antara masyarakat dan ketimpangan antara wilayah sehingga sebaran kesejahtaran dan sebaran peningkatan kualitas kehidupan masyarakat bisa lebih baik ke depan,” kata Muda Mahendrawan.

Wakil Bupati Kubu Raya terpilih periode 2019-2024, Sujiwo menambahkan meski Kubu Raya masih dipimpin Bupati Kubu Raya Rusman Ali dan wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus, namun dia berharap dalam pembahasan APBD tahun 2019, pemerintahan saat ini termasuk TAPD dan pihak legislatif Kubu Raya bisa menyelaraskan setiap program kerja dengan visi dan misi Muda-Sujiwo, sehingga hingga saat nantinya memimpin Kubu Raya masa pemerintahan selanjutnya dalam menjalankan tugasnya di tahun 2019 tidak mengalami kendala dan memenuhi setiap kebutuhan masyarakat.

Lantaran meyakini pihak legislatif Kubu Raya merupakan representasi masyarakat, kata Sujiwo tentu baik pihak legislatif dan TAPD Kubu Raya akan mendengar dan mengakselerasikan pembahasan APBD tahun 2019 dengan pokok pikiran dan program kerja dan visi, misi Muda-Jiwo. “Jadi tidak perlulah tim transmisi, karena saya yakin pihak legislatif dan tim TAPD memliki jiwa yang besar dan mengutamakan kepentingan rakyat secara umum,” paparnya.

Ketua DPRD Kubu Raya, Bambang Ganefo Putra mengatakan sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri bahwa bupati dan wakil bupati terpilih harus menjalani paripurna istimewa, paling cepat lima hari setelah ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Kubu Raya terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Karenanya hari ini kami melakukan paripurna istimewa berkaitan dengan pengumuman hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih dari KPU,” ujarnya.

Selanjutnya kata dia, semua berkas administrasinya akan  dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Kalbar. Tahapan selanjutnya, maka akan menunggu dilantiknya bupati dan wakil bupatai terpilih periode 2019-2024 pada 17 Februari tahun 2019.

“Harapan kami dengan terpilihnya bupati dan wakil bupati Kubu Raya periode 2019-2024 ini Kubu Raya ke depan bisa lebih baik dari saat ini,” ucapnya.

Disinggung hal-hal prioritas apa saja yang dinilai pihak legislatif masih perlu ditingkatkan di Kubu Raya ke depan, kata Bambang sejauh ini hampir sekitar 60 persen persoalan infrastruktur memang masih perlu mendapat perhatian untuk ditingkatkan. “Selain itu peningkatan sektor kesehatan, pendidikan , pertanian, perikanan dan sejumlah sektor lainnya juga harus bisa lebih ditingkatkan. Intinya saya berharap kepemimpinan selanjutnya bisa meningkatkan kesejahtraan dan pembangunan Kubu Raya menjadi lebih baik lagi ke depan,” pungkasnya. (ash)  

Berita Terkait