Monitoring Komisi Informasi ke Balitbang Kalbar

Monitoring Komisi Informasi ke Balitbang Kalbar

  Kamis, 2 May 2019 18:38

Berita Terkait

Kunjungan tim Keterbukaan Informasi Publik yang terdiri dari Komisi Informasi Prov.Kalbar Chatarina Pancer Istiyani serta Lutfi  F dan PPID Prov Kalbar Uslan dalam rangka Monitoring  Informasi Publik di Balitbang Provinsi Kalbar, membawa angin segar bagi transparansi informasi Balitbang.

Kunjungan ini disamping monitoring juga sekaligus  memotivasi kinerja para pengelola informasi  balitbang di era transparansi,  sekaligus  penambahan wawasan ASN Balitbang dalam rangka melaksanakan amanah UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi.

Menurut Agatho Adan, Kepala Badan Litbang Prov.Kalbar, banyak hal yg dapat di petik dari hadirnya Komisi Informasi dan PPID utama ini. 

"Terkait dengan amanah UU tentang keterbukaan Informasi, balitbang sendiri sdh mempunyai desk informasi, ruang layanan informasi serta Web Badan litbang. Web ini sendiri sdh memuat byk sekali informasi2 yg dapat di akses oleh masyarakat, seperti informasi publik yang terbuka seoerti  informasi yg wajib di umumkan secara berkala, setiap saat, serta serta merta," ujar Agatho Adan.

Bagi Badan Publik, UU ini memberikan kewajiban kepada Badan Publik untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi, serta membuka akses atas Informasi Publik, baik secara aktif (tanpa didahului permohonan) maupun secara pasif (dengan permohonan oleh Pemohon).

Sementara itu, Salah seorang Komisi informasi Chatarina Pancer Istiyani yang merupakan Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi 
menyatakan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Balitbang Provinsi Kalbar, itu hasilnya seperti apa? 

Sebenarnya kita melakukan monitoring dan evaluasi ini untuk melihat implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Sejauh mana Badan Publik sudah mengimplementasikan terkhusus kewajibannya, yaitu memberikan pelayananinformasi publik. 

"Saya hari ini melihat bagaimana Balitbang Provinsi Kalbar ini memiliki semangat dan kegembiraan dalam menjalankan pelayanan informasi, hal ini bisa saya lihat bagaimana mereka sudah menyediakan hard desk dan front desk untuk PPID dan juga sudah ada tempat menunggu (ruang tunggu).

Saya kira di website kita lihat sendiri blanko-blanko, juga kemudian bahkan daftar-daftar informasi publik juga sudah ada. Mereka sudah bekerja dengan baik namun demikian tentu saja masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan, misalnya konten dari website yang terkait dengan keuangan dan LAKIP, " ujarnya

Jadi hal-hal atau informasi yang berkala bisa ditambahkan di website, agar informasi ini yang diberikan sungguh keterbukaan,   hingga ke persoalan-persoalan yang memang mereka alami dan mereka lakukan, mereka emban, mereka menjalankan tugasnya. 

Sehingga tupoksi mereka bisa kita rasakan dampaknya disitu, ketika mereka sudah memberikan informasi publik. Apa yang sudah mereka kerjakan dan bahkan juga rencana-rencana itu juga menjadi konten penting untuk website mereka, " ujar Chatarina

Menurutnya, masih ada yang harus ditambahkan misalnya fornt desk,  bagaimana mereka menerima tamu itupun juga sebenarnya juga kita ingin tahu, tapi saya melihat dari suasana yang disediakan ini tentu saja tidak terlepas dari peran PPID Pembantu disini. Peran PPID untuk memberikan pelayanan secara langsung maupun melalui website.

Saya melihat PPID disetiap Badan atau OPD itu dilaksanakan oleh Sekretaris di Instansi. Ini sangat jauh dari dua tahun yang lalu, saya melihat mereka belum punya website waktu itu atau websitenya sudah ada tapi tidak di update begitu ya. Sekarang ini update, agenda juga ada berita-berita bahkan film juga ada, menjadi konten cukup menarik dan representatif menggambarkan kinerja mereka, jelas Chatarina
(Balitbang Prov.Kalbar )

Berita Terkait