Misi Menangkan Kostum Nasional

Misi Menangkan Kostum Nasional

  Sabtu, 1 Oktober 2016 09:50
DEWI SHINTA: Kostum nasional kali ini mengambil tema Dewi Shinta dengan sentuhan Indonesia yang sangat kuat.

JAKARTA – Puteri Indonesia Lingkungan 2016 Felicia Hwang, 24, bakal berlaga di ajang Miss International 2016. Karantina dimulai pada Minggu mendatang (9/10) hingga malam puncak pada Kamis (27/10) di Tokyo Dome City Hall, Kouraku Bunkyo-ku, Jepang.

 
Gadis yang biasa disapa Felice itu mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Mulai pembekalan knowledge hingga fisik. ”Persiapan hampir beres. Sudah belajar catwalk. Tiap hari nge-gym. Public speaking. Baju-baju juga sudah dipersiapkan,” katanya saat ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta Pusat, Kamis malam (29/9).
Salah satu yang dipersiapkan dengan matang adalah kostum nasional. Felice yang akan berangkat pada Jumat (7/10) ingin memenangi kompetisi kategori tersebut selain tentu saja mengincar gelar utama sebagai Miss International. Sebelumnya gelar Best National Costume disabet Puteri Indonesia Lingkungan 2014 Elfin Pertiwi. Saat itu dia mengenakan kostum bertema Crown of Siger Lampung karya Dynand Fariz.
Membawa misi mendapatkan mahkota itu, Dynand kembali dipercaya mendesain kostum nasional. Kali ini desainer penggagas Jember Fashion Carnival tersebut mengambil tema Dewi Shinta dengan sentuhan Indonesia yang sangat kuat. Dewi Shinta merupakan sosok perempuan yang bisa menjaga kehormatan, kesetiaan, serta komitmen pada hubungan pribadi dan masyarakat luas. ”Saya melihat sosok Shinta di diri Felice,” ungkapnya.
Jika dibandingkan dengan karya Dynand yang lain, kostum nasional kali ini terbilang lebih simpel. Cutting-nya termasuk sederhana dengan bobot jauh lebih ringan. Namun, Dynand tetap mengedepankan detail yang memesona. ”Beratnya ini hanya 10 kilogram. Sebelumnya, saya pernah buat sampai 30 kilogram,” ungkapnya, lantas tertawa.
Tidak berat bukan berarti tidak megah. Dynand berhasil memadukan beragam material sederhana dan ringan menjadi kostum yang menawan. Mahkota besar dengan lengkungan khas, hiasan bahu, serta hiasan pinggang dibuat dari material busa ringan yang dibentuk menyerupai aksesori para tokoh pewayangan. Bebatuan berwarna merah dan putih juga disematkan Dynand untuk melambangkan Indonesia.
Agar terlihat lebih megah, Dynand memilih warna gold dan hitam dengan sedikit sentuhan putih. Menurut dia, warna tersebut cukup mewakili Bali yang menjadi inspirasi kostum kali ini. Dia menambahkan, perpaduan warna itu mencolok sehingga akan terlihat catchy di atas stage.
Kostum nasional bukan satu-satunya yang dipersiapkan Felice. Gadis dengan postur 172 cm/ 52 kg itu juga membawa sejumlah gaun dan daily wear dari desainer-desainer Indonesia. Termasuk gaun malam karya Anaz Khairunnas. Gaun malam bernuansa putih-abu itu dibuat dengan  menggunakan material tenun jepara yang lembut bermotif rang-rang. Menurut Anaz, warna, potongan, serta motifnya dipilih yang betul-betul mewakili kepribadian Felice. ”Warna abu-putih itu sangat menggambarkan karakter Felice yang angelic dan lembut,” tutur Anaz yang juga membuatkan Felice gaun untuk sesi grand final itu. (and/c6/ayi)