Minta Tak Remehkan Lawan

Minta Tak Remehkan Lawan

  Sabtu, 24 September 2016 09:48

Berita Terkait

Arsene Wenger berpesan pada pemainnya untuk tidak meremehkan Chelsea yang hanya bisa sekali cleansheet dari tujuh laga awal musim ini. Dia menggaris bawahi, lini belakang Chelsea yang diperkuat Gary Cahill dan David Luiz bisa menjadi momok bagi timnya.

            ''Mereka punya soliditas defense yang kuat. Mereka akan coba mengancam kami dari situasi serangan balik. (Eden) Hazard, Willian, dan (Diego Costa) menjadi kunci di balik itu semua. Kami harus mampu menghentikannya,'' ulas Wenger. Nama terakhir ini jadi aktor utama dua musim terakhir.

            Bukan hanya mencetak dua gol dari tiga laga melawan Arsenal, Costa juga dapat memprovokasi para pemain belakang Arsenal. Tanyakan kepada Gabriel Paulista dan Per Mertesacker yang pernah kena provokasi Costa. Wenger tidak ingin ada lagi pemain yang terkena provokasi Costa.

            Bagaimana caranya, Monsieur? ''Caranya ya dengan bermain lebih dingin, dan hormatilah rule of the game,'' pesan Wenger. Perkataan Wenger tersebut dibenarkan oleh gelandang Alex Oxlade-Chamberlain. Bukan hanya Shkodran Mustafi dan Laurent Koscielny, Chamberlain menyebut semua pemain Arsenal harus tampil sabar.

            ''Akan lebih baik jika kami tetap mengakhiri laga dengan 11 pemain di lapangan. Karena semua tahu. Ini bukan laga biasa. Dari beberapa laga terakhir, laga ini selalu jadi laga besar dengan emosi yang besar di dalamnya. Mungkin, dengan sedikit mind games juga,'' tambahnya.

            Terpisah, Antonio Conte dalam konferensi persnya di London Cobham tadi malam meminta pemainnya belajar dari beberapa laga terakhir. Terutama ketika bertahan. Sebab dari tujuh pertandingan di semua ajang musim ini gawang Thibaut Courtois sudah bobol 12 kali.

            Tanpa John Terry yang masih dalam pemulihan cedera, Luiz yang kerap maju naik membantu serangan diminta lebih mobile. Begitu juga N'Golo Kante yang menjadi cover di depan back four Chelsea. ''Jangan ulangi lagi kesalahan-kesalahan kemarin. Perhatian setiap detail ketika lawan menekan. Kebobolan 55 gol musim lalu jadikan sebagai pelajaran,'' harap Conte.

            Terkait laga monumental yang jadi penanda dua dekade Wenger, Conte mengaku salut dengan The Professor – julukan Wenger. ''Fantastis begitu ada pelatih yang mampu bertahan di satu klub sampai 20 tahun. Tetapi, saya datang ke sana (Emirates) bukan untuk merayakannya. Saya datang untuk menang,'' ancam Conte. (ren)

Berita Terkait