Minta Presiden Realisasikan Bandara Singkawang

Minta Presiden Realisasikan Bandara Singkawang

  Selasa, 24 July 2018 10:00
BERTEMU: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat bertemu Presiden RI Joko Widodo. Wali Kota meminta Presiden segera merealisasikan pembangunan bandara Singkawang. ISTIMEWA

Berita Terkait

SINGKAWANG—Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama wali kota se-Indonesia bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo. Dimana dalam pertemuan tersebut para wali kota menyampaikan kondisi kota masing-masing dan Wali Kota diberi kesempatan langsung menyampaikan apa yang menjadi program pembangunan dan persoalan di pemerintah kota.

“Itu acara silaturahmi wali kota se-Indonesia dengan presiden RI. Saya juga ikut dan menyampaikan langsung persoalan yamg ada di Kota Singkawang,” ungkap Tjhai Chui Mie kepada koran ini kemarin. Dalam pertemuan dengan Presiden RI tersebut, ia menyampaikan program prioritas kota Singkawang yang salah satunya membangun bandar udara baru.

“Saya langsung menyampaikan ke bapak Presiden bahwa Kota Singkawang akan membangun bandara dan mohon dukungan pemerintah pusat. Saya sampaikan saat ini sudah dilakukan pembebasan lahan untuk membangun infrastruktur bandara,” ungkapnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pentingnya dibangun bandara Singkawang akan menimbulkan multiplayer effect bagi pembangunan di wilayah segitiga emas yakni Singkawang, Bengkayang dan Sambas dan ditambah Mempawah. “Apalagi bandara di Kota Singkawang ini akan menyangga dan membantu mendorong wilayah kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia seperti Sambas dan Bengkayang,” katanya.

Makanya ia memohon kepada presiden RI agar tahun 2019 rencana pembangunan bandara di Kota Singkawang bisa dibantu realisasinya oleh pemerintah pusat. “Saya sudah sampaikan ke Presiden RI terkait masalah ini. Bahkan saya sampaikan Pemkot berharap bisa terealisasi di tahun 2019 untuk pembangunan fisik bandara karena lahan sudah siap,” jelasnya.

Minimal, kata dia, realisasi anggaran tahun 2019 ini bisa untuk pembangunan land clearing dan landasan pacu bandara. Selain itu, kata dia, selaku wali kota juga menyampaikan apakah bisa dilakukan percepatan pembangunan bandara ini dengan menggaet kerjasama dengan pengusaha. “Kalau dibolehkan sebagaimana aturan maka kita akan melakukan kerjasama pihak swasta agar pembangunan bandara bisa cepat dengan demikian juga anggaran negara juga tidak terkuras. Inilah yang saya sampaikan ke Pak Joko Widodo selaku presiden RI,” katanya. 

Tjhai Chui Mie yang berkesempatan bertemu sekitar kurang lebih 4 jam bersama para wali kota lainya tersebut juga menyampaikan persoalan di wilayah perkotaan. Diantaranya persoalan jalan nasional yang berada di ruang wewenang pemkot dan terkait alih kewenangan SMA/SMK yang diambil alih provinsi.

Terkait soal jalan nasional yang menjadi wewenang pemerintah pusat yang lokasinya di daerah, para wali kota termasuk dirinya meminta agar pemerintah daerah menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan yang dialokasikan oleh pemerintah pusat itu sendiri. “Artinya jika kita menggunakan alokasi anggaran APBD kan tidak boleh. Persoalannya jalan rusak masyarakat datang mengeluh, makanya kita mohonkan adanya anggaran dari pusat untuk pemeliharaan jalan nasional yang bisa dikelola daerah sehingga penanganan kerusakan jalan bisa dilakukan cepat dan  tepat,” katanya. 

Begitu juga soal pengambil alihan kewenangan SMA/SMK oleh provinsi, mantan ketua DPRD Singkawang ini dan wali kota lainya suda menyampaikan dan persoalannya sama. “Hanya saja Presiden RI meminta agar ini tetap masih berproses,” jelasnya. (har)

Berita Terkait