MILLY & MAMET SIAP DIGARAP

MILLY & MAMET SIAP DIGARAP

  Sabtu, 24 March 2018 11:00
JAWAB PENASARAN: Dari kiri, Chand Parwez Servia, Mira Lesmana, Sissy Prescillia, Dennis Adhiswara, Ernest Prakasa, dan Meira Anastasia saat konferensi pers, Kamis sore. FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Berita Terkait

Spin-off AADC Disutradarai Ernest Prakasa

JAKARTA – Film Ada Apa dengan Cinta? (AADC) pada 2002 merupakan salah satu karya fenomenal yang membawa perubahan dalam dunia perfilman Indonesia. Ketika sekuelnya dibuat dan dirilis 14 tahun kemudian, jumlah penonton yang berhasil diraih 3,6 juta. Itu menunjukkan bahwa film tersebut amat dicintai dan dinanti-nanti masyarakat. Bukan hanya kisah Cinta dan Rangga yang menjadi sentral cerita, karakter-karakter lain juga melekat di hati penonton. 

Hingga akhirnya muncul ide untuk membuat spin-off (sempalan) dari karakter-karakter selain Cinta dan Rangga dalam universe AADC. Yang terpilih untuk diangkat adalah Milly dan Mamet. Setelah dirahasiakan cukup lama, press conference film itu diselenggarakan di Menara by Kibar, Jakarta, kemarin (22/3).

Dalam AADC, karakter Milly (diperankan Sissy Prescillia) dan Mamet (Dennis Adhiswara) memang tidak sering muncul. Tapi, mereka selalu menjadi scene-stealer (pencuri perhatian). Produser Mira Lesmana dari Miles Films pun mengungkapkan, ”Ketika di AADC 2 kami bikin Milly dan Mamet menikah, banyak yang excited dan penasaran bagaimana mereka bisa sampai jadian, seperti apa kehidupan mereka di luar geng Cinta,” paparnya. 

Untuk sempalan AADC itu, Miles Films bekerja sama dengan Starvision. Ernest Prakasa didapuk sebagai sutradara sekaligus penulis skenario. Ernest menggandeng sang istri, Meira Anastasia, untuk menggarap skrip film tersebut. 

Bagi Ernest, itu akan menjadi film keempatnya dan selalu melanjutkan ”rutinitas”-nya mengeluarkan film di akhir tahun. Setelah Ngenest (Desember 2015), Cek Toko Sebelah (Desember 2016), dan Susah Sinyal (Desember 2017). 

Tantangan dalam Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta dan Rangga), dia harus menulis skrip dari karakter yang sudah ada dan sangat dikenal penonton. ”Dari brand yang sangat powerful pula. Ini sebuah kehormatan sekaligus beban,” kata Ernest. 

Khas gaya Ernest dalam film-filmnya, dia mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan di sekitar. Melanjutkan timeline dari AADC 2, Milly dan Mamet disibukkan dengan aktivitas menjadi orang tua baru, mengurus bayi. Milly yang sebelumnya bekerja memutuskan untuk resign, harus beradaptasi dengan kehidupan barunya sebagai ibu rumah tangga. ”Ada insecurity, rasa bosan, ngiri melihat hidup teman-temannya, sementara dia harus mengurus bayi. Hal-hal itu yang akan diangkat,” paparnya. 

Saat dikabari mengenai rencana pembuatan spin-off itu pertengahan tahun lalu, Sissy dan Dennis menyambut dengan antusias. ”Reaksi pertama saya, ’Oh my God, oh my God.’ Excited banget pastinya,” ucap Sissy. Begitu pula Dennis. ”Saya kangen banget sama karakter ini. Di dua film AADC, kan Mamet kerjanya nyetir doang. Di sini nanti pasti lebih banyak,” katanya, setengah bercanda. 

Karena diambil dari dunia AADC, pemeran-pemeran lain dalam AADC turut dilibatkan. Syuting dijadwalkan mulai Agustus dan film dirilis pada akhir tahun. Saat ini sedang tahap pengembangan cerita. ”Kami penasaran nih bakal dijadikan seperti apa Milly dan Mamet,” ujar Sissy. (nor/c11/nda)

 

 

Berita Terkait