Midji Dukung Satgas Pendidikan Kodam XII Tanjungpura Tangani Guru Perbatasan

Midji Dukung Satgas Pendidikan Kodam XII Tanjungpura Tangani Guru Perbatasan

  Rabu, 6 February 2019 20:58

Berita Terkait

KUBU RAYA--Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menghadiri pembekalan tenaga pengajar di wilayah perbatasan Kodam XII/Tanjungpura di aula Makodam, Rabu (6/2).

Sutarmidji mengapresiasi Kodam XII/Tanjungpura yang membentuk Satgas Pendidikan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kekurangan tenaga pengajar di perbatasan. 

"Dengan adanya program dari Kodam XII/Tanjungpura ini merupakan solusi yang sangat baik untuk mengatasi kekurangan guru di daerah perbatasan. Saya sangat mendukung dan mudah-mudahan ini bisa menjadikan model dalam penanganan pendidikan yang selama ini diributkan masalah guru perbatasan," ungkap Sutarmidji. 

Dirinya pun mengajak seluruh kepala daerah di Kalbar untuk tidak melepaskan guru yang berkeinginan pindah ke luar daerah. Sebab guru terutama di daerah perbatasan sangat minim dan ia tidak akan mengabulkan perpindahan dengan berbagai alasan apapun. 

"Guru yang garis depan baru tiga tahun bertugas mau pindah ke luar Kalbar, saya tidak akan mengabulkan sama saja bohong. Kalbar saat ini kurang guru tapi guru yang ada dilepas ke luar, saya pastikan tidak akan mengabulkan," tuturnya. 

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji tidak mau masyarakat yang tinggal di perbatasan terutama anak-anak perbatasan menjadi korban oleh guru yang berkeinginan pindah ke luar daerah. 

Sutarmidji berencana akan membuat suatu program pendidikan jarak jauh akan dibentuk. Jika jaringan internet dan komunikasinya telah memadai. 

"Kedepannya pendidikan jarak jauh jadi pilihan mengatasi daerah-daerah perbatasan. Asal jaringan internetnya kuat," kata Gubernur Kalbar H. Sutarmidji. 

Sementara itu, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI. Achmad Supriyadi menuturkan Kodam XII Tanjungpura mencatat kebutuhan tenaga pengajar saat ini kekurangan sekitar 538 orang guru.

"Kebutuhan tenaga pengajar 1501 guru, sementara yang ada baru 961 orang, kekurangan 538 orang," ujar Pangdam XII Tanjungpura. 

Untuk Gelombang pertama Satgas Pendidikan Mayjen TNI. Achmad Supriyadi mengirimkan sebanyak 100 prajurit untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kekurangan tenaga pengajar di perbatasan. (humas pemprov)

Berita Terkait