Midji: Daya Beli Perumahan Kalbar Tinggi

Midji: Daya Beli Perumahan Kalbar Tinggi

  Senin, 24 September 2018 11:02
RESMIKAN: Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meresmikan grand opening perumahan mewah Green Synthesis di Jalan Pancasila. ARISTONO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmijdi mengatakan daya beli masyarakat, terutama pada sektor properti sedang tinggi. Tidak hanya perumahan mewah, melainkan juga perumahan mewah. “Properti kita saat ini menggeliat dengan masuknya sejumlah pengembang nasional yang membangun perumahan untuk kalangan menengah ke atas di Pontianak, Kubu Raya, dan kota lainnya,” ujarnya saat peluncuran Kawasan Perumahan Green Synthesis Pontianak di Pontianak, Sabtu.

Dia menjelaskan menggeliatnya properti di Kalbar terutama di Kota Pontianak karena pertumbuhan ekonominya terus membaik. "Pertumbuhan ekonomi Kalbar terus membaik. Inflasi terkendali dan daya beli terus terjaga. Pontianak adalah salah satu kota di Indonesia dengan prospek ekonomi yang menjanjikan," jelas dia.

Midji juga menyingung soal kemampuan beli rumah yang tinggi di Kalbar, namun tidak tampak di permukaan. Pasalnya, banyak dari masyarakat Kalbar di kalangan menengah ke atas masih mempertahankan gaya hidup lama. Khususnya kaum pedagang. “Banyak yang memiih tinggal di ruko. Padahal di bawahnya gudang. Mereka mau beli apapun mampu. Tetapi sekarang sudah mulai banyak yang mau tinggal di rumah (tunggal), karena sadar bahwa rumah adalah kunci kebahagiaan,” kata dia.

Menurutnya, saat ini izin sektor properti sangat mudah. Terutama di Kota Pontianak. Dia mendorong pemerintah daerah untuk mempermudah perizinan berinvetasi di Kalbar. Menurutnya dengan investasi masuk maka berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Seperti saat saya menjadi Wali Kota Pontianak perizinan mudah dan cepat. Pelayanan perizianan kita terbaik di Indonesia. Dalam hal apapun terkait pelayanan saya minta harus capat agar masyarakat merasakan hadirnya pemerintah," kata dia.

Sejumlah pengembang perumahan mewah juga menilai Pontianak dan sekitarnya sangat layak untuk pembangunan perumahan mewah. Liong Subur General Manager Marketing PT Ciputra Residence menyatakan, pasar properti di Pontianak saat ini menunjukan tren positif, seiring dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak di angka 5,1 persen pada triwulan kedua. Naiknya daya beli masyarakat kelas menengah Pontianak, mulai melirik properti sebagai investasi yang menguntungkan.

“Tren positif ini terlihat dari antuasime sekitar 130 property agent yang hadir dalam acara ini. Melihat kualitas produk, lokasi, dan harga, sebagian besar mereka (property agent) yakin produk baru ini sangat diminati segmen menengah Kota Pontianak,” kata Subur yang ditemui wartawan seusai acara tersebut.

Tidak hanya para property agent, lanjut Subur, sebanyak 17 perbankan di Pontianak juga menyatakan komitmennya untuk menyalurkan pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di CitraGarden Aneka. Dengan kerjasama pemasaran dengan property agent dan dukungan perbankan, Subur optimis, akhir tahun hot product ini bisa sold out dengan target sales sekitar Rp50 miliar.

Hal serupa diungkapkan Poject and Operation Director Synthesis Development, Fianty Gosal. Menurutnya saat ini Kalbar dan Pontianak sudah jauh berkembang ketimbang beberapa tahun lalu. punya kesan istimewa terhadap Pontianak. Pertumbuhan kota khatulistiwa ini buat. “Beda sekali dengan dulu di tahun 2000 -an awal. Ekonominya, kebersihannya, penataaanya bagus. Itu mejadi alasan kami untuk berinvestasi ke sini,” ujarnya.

Pontianak sendiri, katanya, dinilai punya potensi yang luar biasa untuk maju dan berkembang di masa mendatang. Dengan semua proyeksi positif itu pulalah, pihaknya yakin keberadaan Green Synthesis akan menjadi jawaban utama bagi masyarakat yang menginginkan hunian mewah penuh kenyamanan. (ars)

Berita Terkait