Midji Apresiasi Rakernas-9 LAKI

Midji Apresiasi Rakernas-9 LAKI

  Senin, 21 March 2016 09:57
FOTO BERSAMA: Walikota Pontianak, Sutarmidji dan Sekda bersama Ketum DPP LAKI, Burhanudin Abdullah berfoto bersama seusai mengikuti Rakernas-9 LAKI. ISTIMEWA

Berita Terkait

PONTIANAK—Walikota Pontianak, Sutarmidji memberikan apresiasi kepada organisasi kemasyarakat (ormas) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) yang sukses menyelenggarakan Rakernas-9 dipusatkan di Kalbar, Kubu Raya. ”Independen dari segi penyelenggaraan sudah cukup bagus sekali,” kata Midji seusai memberikan kata sambutan pada Rakernas 9 LAKI.

Menurutnya LAKI sebagai sebuah ormas dengan jargon pemberantasan korupsi sudah berada hampir pada semua tingkatan provinsi, kabupaten/kota di Indonesia. Jelas ini sebuah prestasi dari organisasi yang lahir di Kalbar dan sekarang menyebar hampir  pada seluruh wilayah Indonesia. “Eksistensinya perlu diperhitungkan,” ungkapnya.

Sementara metode kerjasama dengan aparatur penegak hukum memberantas korupsi juga sudah sangat baik. Pada rakernas ke-9, metode penyanjian materi juga mempemperlihatkan keseriusan. Seandainya semua aparatur penegak hukum bekerjasama, maka integritas LAKI patut kembali diperhitunghkan. ”Itu aja tolak ukurnya,” ungkap dia.

Rakernas ke-9 kali di Kalbar juga jadi catatan semua. Sebab, itu berarti dari rakernas 1 sampai 8, pelaksanaannya berpindah-pindah. Secara pribadi, Midji memberikan apresiasi karena seluruh komponen pengurus berada di wilayah Indonesia.

Untuk LAKI di Kota Pontianak, diharapkan lebih mampu menyuarakan perbaikan sistem dan pelayanan di pemerintahan. Sebab sumber korupsi justru asalnya dari sana. Namun diakuinya dalam hal pengawalan kasus-kasus, LAKI sudah cukup baik. Seandainya 100 persen bersinergis, maka seluruh langkah penegakan hukum dengan yang lain bisa tercapai.

Sementara Ketum DPP LAKI, Burhanudin Abdullah mengatakan Rakernas-9 LAKI diharapkan menghasilkan kesepakatan bersama. Kesepakatan dimaksud bertujuan bagaimana kasus-kasus terkait tindak pidana korupsi dapat diberangus. “Oleh karena itu,  Rakernas harus menghasilkan kesepakatan bersama. Kami sudah sepakat untuk ittu,” ucapnya.

Di sisi lain, Rakernas LAKI kali ini terbilang cukup istimewa. Alasannya para peserta yang terdiri dari tingkat provinsi, kabupaten/kota di Indonesia bersinergis bagaimana memberangus tindak pidana korupsi. Maka dari itu, mereka juga diuji nyali dan dites dalam sebuah tulisan. Hasilnya beberapa peserta dianugerahi sertifikat karena kecapakatan dan kemampuan mereka.

Frazy Ivana Supit, Ketua DPP LAKI Minahasa yang sengaja datang mengatakan bahwa organisasi LAKI memiliki kekuatan menyeluruh. Ia sengaja bergabung meskipun memiliki kesibukan sebagai pegawai di Bandara Sam Ratulangi, Manado. ”Saya bergabung karena ada sesuatu yang ingin diperjuangkan bagi daerah. Makanya saya mau ikut,” kata wanita cantik berperawakan tinggi ini.(den)

Berita Terkait