Messi Mati Kutu, Argentina Kalah Telak dari Kroasia

Messi Mati Kutu, Argentina Kalah Telak dari Kroasia

  Jumat, 22 June 2018 08:35

Berita Terkait

ARGENTINA dipaksa menelan kekalahan telak 0-3 dari Kroasia pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6) dini hari WIB. Hasil ini membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kian sulit untuk bisa lolos dari fase grup.

Padahal, Argentina sejatinya mampi tampil dominan sejak awal laga. Dimotori oleh megabintang asal Barcelona, Lionel Messi, Tim Tango langsung menyengat sejak awal laga. Beberapa peluang mampu diciptakan anak asuh Jorge Sampaoli itu ke gawang Kroasia kawalan Daniel Subasic.

Bahkan, pada pertengahan babak pertama Argentina nyaris membuka skor melalui peluang emas Enzo Perez. Sial bagi Perez, bola sepakan ke gawang yang sudah kosong ditinggal Subasic, justru masih melenceng tipis di sisi kanan.

Ante Rebic menjadi pencetak gol pertama Kroasia ke gawang Argentina. (fifa.com)

Pada masa injury time babak pertama, Kroasia coba membalas melalui skema serangan balik. Umpan jauh Luka Modric diterima Ante Rebic yang berlari bebas. Namun, bola sepakan kaki kanan Rebic masih melambung di atas gawang Wilfredo Caballero.

Alhasil, skor kacamata bertahan sampai wasit meniup peluit akhir babak pertama. Selama 45 menit lebih, Argentina mendominasi dengan 56 persen penguasaan bola berbanding 44 persen milik Kroasia.

Meski begitu, lini depan Albiceleste masih mandul. Terbukti mereka hanya sanggup melepas 2 tembakan, sedangkan Kroasia 3 kali. Di babak pertama wasit juga hanya mengeluarkan satu kartu kuning, yakni untuk Rebic dari kubu Kroasia.

Selepas jeda, Argentina masih mencoba tampil menekan. Namun, akibat keasyikan menyerang justru menimbulkan petaka di lini belakang. Pada menit ke-53, skema serangan balik cepat Kroasia memaksa sebuah blunder fatal dilakukan kiper Wilfredo Caballero.

Caballero yang menerima operan dari rekan setimnya, gagal menendang bola dengan baik. Bola yang bermaksud dihalau jauh, justru melambung pelan ke arah geladnang serang Kroasia, Ante Rebic.

Rebic yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan tendangan akrobatik. Bola melambung melewati jangkauan Caballero dan melesak ke dalam gawang. Raut penyesalan langsung terpancar di wajah kiper kedua Chelsea itu.

Blunder berujung gol itu ternyata langsung meruntuhkan mental Argentina. Meski sudah memasukka Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala, Argentina masih saja kesulitan membongkar pertahanan Kroasia.

Alih-alih menamakan skor, Argentina justru kian terpuruk saat kapten Kroasia, Luka Modric, mencetak gol pada menit ke-80. Modric melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang bolanya menghujam ke pojok gawang Caballero.

Bahkan, Kroasia mampu menambah keunggulan saat Ivan Rakitic kembali mengoyak gawang Caballero pada masa injury time babak kedua. Skor 3-0 untuk kemenangan Kroasia atas Argentina menjadi penghias akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Argentina kian sulit untuk bisa melaju ke babak gugur. Saat ini mereka baru mengantongi 1 poin hasil imbang lawan Islandia dan kekalahan dari Kroasia. Sementara, Kroasia mencatat hasil sempurna, 6 poin, dari dua kemenangan atas Nigeria dan Islandia.

MATI KUTU

Lionel Messi kembali tak berkutik. Selain gagal mencetak gol, Messi pun tak mampu membawa Argentina menghindari kekalahan telak 0-3 dari Kroasia, Jumat (22/6) dini hari WIB. Pada laga kedua Grup D di Stadion Nizhny Novgorod itu, para pemain Kroasia mampu meredam magis Messi.

Dalam dua laga yang sudah dilalui Argentina, Messi memang tak mampu menunjukkan tuah laiknya di level klub bersama Barcelona. Meski Argentina mendominasi permainan, tapi cuma mampu melepas tiga tembakan tepat ke gawang dari total 10 percobaan.

Sementara, Kroasia yang cuma mencatat 42 persen penguasaan bola justru sanggup melepas 5 shot on target dari total 15 tembakan. Ketajaman lini depan Argentina yang dimotori Messi dibuat tumpul. Sementara, kelemahan lini tengah dan belakang tim besutan Jorge Sampaoli bisa dieksploitasi para pemain Kroasia.

Kapten Kroasia, Luka Modric, membeberkan rahasia sukses timnya mampu membuat Messi mati kutu. Menurut pencetak salah satu gol Kroasia dan juga peraih man of the match itu, semua aliran bola kepada Messi sukses diputus.

"Kami mematikan Messi, menghentikan dia menerima bola. Dia pemain paling berbahaya," ujar Modric di laman resmi FIFA.

Modric pun mengakui bahwa perjuangan Kroasia untuk memenangi laga tak diraih dengan mudah. Skor telak 3-0 menurutnya bukan mutlak berarti Kroasia bisa bermain leluasa melawan Tim Tango.

"Kemenangan kami terlihat diraih dengan mudah. Tapi nyatanya tidak mudah. Saya pikir kami pantas menang, tapi sekali lagi tidak mudah. Gol pertama di babak kedua tercipta karena kesalahan lawan. Kami memainkan laga sempurna menghadapi tim hebat," tutur pemain asal klub Real Madrid tersebut.

Kemenangan membuat Kroasia dipastikan lolos ke babak 16 besar. Kendati begitu, Modric mengingatkan rekan-rekannya agar tak tinggi hati dan tetap serius menatap laga pamungkas melawan Islandia.

"Target objektif sudah terealisasi. Kami menjalani laga demi laga, dan mari tidak terlena dengan hasil ini. Kemenangan membuat kepercayaan diri kami meningkat dalam menghadapi laga berikutnya. Namun, ayo kita lupakan euforia dan kaki harus tetap menginjak bumi saat mempersiapkan laga berikutnya," tandasnya.

BAHAN EJEKAN

Penampilan kiper Timnas Argentina, Wilfredo Caballero, menjadi bahan olok-olok mantan aktris film panas Jepang, Sola Aoi. Bukan cuma karena blunder yang dibuatnya saat melawan Kroasia, pun soal jersey yang dikenakannya.

Argentina menghadapi Kroasia pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6) dini hari WIB. Di laga itu, Caballero memang membuat blunder fatal yang menyebabkan lahirnya gol pembuka Kroasia.

Pada menit ke-53, Caballero yang menerima operan dari rekan setimnya, gagal menendang bola dengan baik. Bola yang bermaksud dihalau jauh, justru melambung pelan ke arah geladnang serang Kroasia, Ante Rebic.

Rebic yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan tendangan akrobatik. Bola melambung melewati jangkauan Caballero dan melesak ke dalam gawang. Raut penyesalan langsung terpancar di wajah kiper kedua Chelsea itu.

Menariknya, hanya beberapa menit sebelum blunder itu, Caballero sudah menadi bahan olok-olok oleh mantan aktris film dewasa asal Jepang, Sola Aoi. Kebetulan, Aoi memang hampir selalu mengikuti pertandingan Piala Dunia 2018, meski cuma dari layar kaca.

Sebelum laga, Aoi sudah mengisyaratkan memberi dukungan untuk Lionel Messi cs. Akan tetapi, selepas jeda, perempuan berusia 34 tahun itu mengunggah cuitan yang ditujukan untuk Caballero.

"Jersey kiper Argentina, Jepang? (tertawa) #ARG," cuitnya di akun Twitter @aoi_sola. Dia menganggap jersey yang dikenakan Caballero sangat mirip dengan milik kiper Timnas Jepang, Eiji Kawashima. Kebetulan, jersey kedua negara memang sama-sama disuplai adidas dan memiliki kemiripan warna serta desain.

Setelah olok-olok itu, Caballero di luar dugaan langsung membuat blunder yang membuat kroasia unggul 1-0 atas Argentina. Aoi pun langsung menyerangnya lagi dengan cuitan susulan. "Jika aku jadi kiper itu (Caballero, Red), aku akan muntah-muntah," tulisnya.

Kendati demikian, Aoi tetap berdoa agar Messi bisa membawa Argentina menang dengan golnya. Sampai menit ke-70, Argentina masih tertinggal 0-1 dari Kroasia.(ira/JPC)

 

SUSUNAN PEMAIN

Argentina (3-4-3): 23-Wilfredo Caballero; 2-Gabriel Mercado, 17-Nicolas Otamendi, 3-Nicolas Tagliafico, 18-Eduardo Salvio (Cristian Pavon 56), 14-Javier Mascherano, 15-Enzo Perez (Paulo Dybala 68), 8-Marcos Acuna, 10-Lionel Messi, 19-Sergio Aguero (9-Gonzalo Higuain 54), 13-Maximiliano Meza
Pelatih: Jorge Sampaoli

Kroasia (4-2-3-1): 23-Danijel Subasic; 2-Sime Vrsaljko, 21-Domagoj Vida, 6-Dejan Lovren, 3-Ivan Strinic; 11-Marcelo Brozovic, 7-Ivan Rakitic; 18-Ante Rebic (Andrej Kramaric 57), 10-Luka Modric, 4-Ivan Perisic (Mateo Kovacic 82); 17-Mario Mandzukic
Pelatih: Zlatko Dalic

Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
Kartu Kuning: Gabriel Mercado 51', Nicolas Otamend 85', Marcos Acuna (Argentina) - Ante Rebic 39', Mario Mandzukic 59', Sime Vrsaljko 67' (Kroasia)
Kartu Merah: -

Liputan Khusus: 

Berita Terkait