Meski Hujan, Warga Bengkayang Tetap Hadir Menemui Sutarmidji

Meski Hujan, Warga Bengkayang Tetap Hadir Menemui Sutarmidji

  Senin, 14 May 2018 23:53

BENGKAYANG - Meski diguyur hujan deras, masyarakat Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang tetap memadati lokasi acara silaturahmi dengan Calon Gubernur Nomor Urut 3 Sutarmidji pada Minggu (15/05/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Sutarmidji mengajak masyarakat Karimunting yang lebih banyak berprofesi sebagai nelayan tersebut untuk berpartisipasi aktif pada pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Saleh Amat, tokoh masyarakat setempat menuturkan suatu kehormatan karena Sutarmidji telah bersilaturahmi ke desanya. Saleh berharap Midji-Norsan bisa memenangkan Pilkada 2018 mendatang.

“Kami yakin Midji-Norsan bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar sehingga bisa memperhatikan Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan,” ujarnya.

Seorang tokoh pemuda sekaligus Ketua Buruh se-Bengkayang, Reza Sapriadi mengutarakan masih ada buruh lepas dengan pendapatan dibawah UMK padahal jam kerjanya bisa melebihi yang ditentukan.

“Saya berharap jika Midji-Norsan terpilih, bisa membuat aturan ketenagakerjaan untuk menaikkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) buruh di Bengkayang,” ujar Reza.

Dalam acara silaturahmi tersebut, sejumlah isu yang masuk program mencuat saat sesi dialog Sutarmidji dengan warga, di antaranya masalah infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Mulai dari masalah pembangunan infrastruktur jalan, jaringan listrik dan internet, hingga sejumlah infrastruktur lainnya, seperti sekolah dan rumah ibadah.

"Silaturahmi ini dilakukan agar bisa mengetahui aspirasi masyarakat serta kondisi daerah yang dikunjunginya dan hampir 80 kecamatan yang berada di pelosok sudah kami kunjungi," ujar Sutarmidji

Dalam rangkaian kampanye itu, Sutarmidji juga meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terpecah belah dengan adanya isu negatif selama masa pilkada, termasuk pasca peristiwa bom di Jawa Timur "Kami hadir untuk semua etnis, golongan, dan agama. Jargon kami, 'Kalbar untuk Semua," Ujar Sutarmidji

"Ini maknanya kami diterima semua etnis ketika melakukan kampanye di daerah," ucapnya.

Selama melakukan kampanye dialogis, Sutarmidji mengakui hal yang paling banyak dikeluhkan masyarakat daerah pelosok adalah buruknya infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, serta akses internet yang belum tersedia.

"Fokus kami adalah memperbaiki infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Karena ketiga hal tersebut sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat," tutup cagub Kalbar dengan nomor urut tiga itu. (*)