Meriahkan Ramadan Hingga Lebaran dengan Meriam Karbit

Meriahkan Ramadan Hingga Lebaran dengan Meriam Karbit

  Senin, 3 June 2019 09:54
MERIAM KARBIT: Jarot Winarno saat membuka berbagai kegiatan festival Ramadan dan menyambut hari raya Idulfitri 1440 H, salah satunya meriam karbit di komplek Masjid Jamik Sultan Nata, Sintang. FIRDAUS/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Panitia Hirrah Ramadan 1440 Hijriah menggelar berbagai kegiatan festival dalam rangka bulan suci Ramadan dan menyambut hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah/2019 Masehi yang dibuka secara langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, di halaman Masjid Jamik Sultan Nata, Kelurahan Kapuas Kiri Hilir, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Sabtu (1/6) malam. 

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Sultan Sintang beserta kerabat Keraton Al-Mukarammah Sintang, Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, tokoh agama, pemangku adat, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat yang hadir dikegiatan tersebut.

Pada sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Hirrah Ramadan ini kental akan tradisi Melayu.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini adalah festival tradisi khas budaya Melayu yang dimana tradisi ini kental dalam mewarnai setiap event hari besar islam,” kata Bupati. 

Menurut Bupati Sintang bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mendukung kegiatan seperti ini. Dan melalui kegiatan Hirrah Ramadhan yang kali keempat diselenggarakan. Tentunya Pemkab Sintang mendukung penuh, karena kita ingin memberikan kabar bahwa kejayaan harus kita raih kembali.

Bupati Sintang meminta kepada Panitia untuk kedepannya kegiatan seperti ini mengikutsertakan dari beberapa Pemuda Muslim di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

“Jadi ada beberapa perkumpulan Muslim Nanga Tebidah, Pemuda Muslim Sepauk menghadap saya untuk kedepannya mengikutsertakan dalam kegiatan Hirrah Ramadhan. Mungkin meriam karbit dan ngeleman tidak bisa diikutsertakan karena barangnya cukup besar. Paling tidak bedel buloh dan tabuh beduk bisa diikutsertakan. Ini semua demi menjayakan budaya tradisi melayu Islam di Sintang dan Indonesia,” tambahnya.

Bupati Sintang berharap dengan event-event budaya seperti ini dapat memajukan dan menunjukkan bahwa budaya Melayu untuk bisa maju hingga ke ranah nasional. Dan ia juga merasa bangga dengan Panitia yang sudah bekerja untuk membuat suatu event ini. Karena dengan event ini, menurut Jarot, kita menunjukkan budaya yang kita miliki. Sehingga nantinya akan memajukan budaya kita yaitu budaya melayu dan berharap event seperti ini bisa membawa ke kancah nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ade Muhammad Iswadi mengatakan bahwa dalam kegiatan Hirrah Ramadhan 1440 Hijriah tahun 2019 Masehi menyelenggarakan empat festival.

“Yang pertama itu ada festival meriam karbit, kedua ada festival bedel buloh, ketiga ada festival tabuh beduk, dan yang keempat adalah Ngeleman,” kata Ade M Iswadi. 

Masih kata Ade M. Iswadi bahwa kegiatan Hirrah Ramadhan ini sudah dilaksanakan empat kali, yang mengangkat beda-beda event disetiap tahunnya.

“Jadi di tahun-tahun sebelumnya kita selenggarakan kegiatan membuat kue misbah ala keraton Al-Mukarammah, kemudian ada beberapa kegiatan lainnya. Dan tahun ini kita agak berbeda, kita buat empat kegiatan tersebut yang mudah-mudahan akan menjadi tradisi yang banyak diminati oleh para komunitas pecinta tradisi budaya Melayu,” ucapnya. 

Ade M. Iswadi juga menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti keempat Festival yang diselenggarakan oleh Panitia Hirrah Ramadhan 1440 Hijriah. Ia juga menjelaskan untuk Festival meriam karbit sampai saat ini yang sudah mendaftar itu ada 8 tim, namun ada 3 tim yang belum menyerahkan formulir pendaftarannya dan masih ditunggu. 

“Kemudian untuk Festival bedel buloh diikuti sebanyak 18 peserta yang dimana pesertanya itu adalah anak-anak, kemudian Festival Tabuh Beduk yang diikuti hanya 5 peserta, dan Ngeleman yang diikuti sebanyak 15 peserta,” jelasnya lagi. 

Seusai sambutan, Bupati Sintang melakukan penyulutan api ke salah satu meriam karbit yang sudah disiapkan terletak di waterfront depan Masjid Jami’ Sultan Nata sebagai tanda dibukanya kegiatan Hirrah Ramadhan 1440 Hijriah. (fds) 

Berita Terkait