Menunggu Efek Perubahan

Menunggu Efek Perubahan

  Jumat, 21 June 2019 10:40

Berita Terkait

Tim Papan Atas Ambil Sisi Positif Tes Barcelona

BARCELONA - Seluruh tim MotoGP memanfaat tes sehari setelah balapan di Circuit Barcelona-Catalunya Spanyol (17/6). Mereka mencoba sejumlah part baru untuk perbaikan performa motor masing-masing menuju race selanjutnya. Langkah yang sama juga dilakoni tim pabrikan papan atas.

Pemimpin klasemen sementara andalan Honda, Marc Marquez misalnya. Dia memilih menggunakan part motor 2018 pinjaman dari Takaaki Nakagami (LCR Honda) musim ini, seperti fairing. Selain itu dia juga mencoba sasis baru plus dukungan paket aerodinamika yang juga baru . "Kami bekerja lebih untuk musim 2020. Mencari arah yang tepat untuk motor baru kami," terangnya dikutip Crash.

Dengan paket tersebut, rider Spanyol itu menyatakan bisa mengurangi wheelie dalam balapan. Di sisi lain, ujicoba itu tidak mengurangi kecepatan RC213V. Marquez menyatakan paket tersebut sangat mirip dengan apa yang saya miliki saat ini. "Jadi, saya melakukan dua putaran untuk mendapatkan informasi," terangnya.

Dia meyakini akan menggunakan sejumlah part baru pada balapan selanjutnya di Assen, Belanda. Tetapi untuk sasis baru, Marquez ataupun Honda tidak mau berjudi. Mereka ingin memastikan lebih lanjut apakah sasis baru itu langsung klop paket motor Honda. "Mungkin ada baiknya perlu mencoba tes lagi untuk sasis baru itu," lanjut Marquez.

Perubahan sasis juga dijalani duet Suzuki Ectstar, Alex Rins dan Joan Mir saat tes di Barcelona. Pada kesempatan tersebut Rins juga menjajal mesin GSX-RR yang telah dimodifikasi. Sebelumnya motor itu juga dicoba Sylvain Guintoli, test rider Suzuki.

"Tidak ada perubahan besar, tetapi kami butuh melakukan evaluasi sasis yang akan kami gunakan. Itu membuat sangat sulit di tikungan tetapi pada pengereman saya merasa lebih percaya diri," beber Rins.

Sementara itu, rider Yamaha, Maverick Vinales turut merasakan efek saat uji coba di Barcelona. Dia mendapatkan kecepatan yang dia inginkan saat berada di tikungan. "Itu membuat saya lebih percaya diri, dan saya mencoba mendorong meskipun cengekeraman ban sangat buruk," katanya.

Sedangkan, Valentino Rossi punya masalah yang lebih kompleks. Dia masih berkutat dengan area elektronik motor M1 miliknya. Selain itu, paket rem depan, ban dan juga knalpot baru dia coba saat tes.  Hasilnya sangat positif. Rossi kemungkinan bisa menggunakan part elektronik baru tersebut pada balapan selanjutnya.

Selain itu, Michele Gadda, Kepala kontrol elektronik yang dipromosikan dari tim Yamaha di WSBK menjadi salah satu sosok penting dalam mengurai masalah elektronik yang dialami Rossi. "Bagi saya, kami sangat berkembang bersama dia. Masalanya, kami butuh lima orang seperti Gadda, tapi kami hanya punya satu," terangnya. 

Yamaha tengah kesulitan bersaing di papan atas MotoGP 2019. Bahkan, pada dua balapan terakhir, para pembalap tim satelit Yamaha lebih menonjol ketimbang Vinales maupun Rossi. Dengan perubahan tersebut, Yamaha meyakini mereka bisa kembali ke papan atas di Aseen. (nap)

Berita Terkait