Menuju Kota Bebas Sampah

Menuju Kota Bebas Sampah

  Senin, 12 February 2018 11:00
FREE 2020: Kampanye bebas sampah 2020 di Car Free Day. Mirza/Pontianak Post

Berita Terkait

Mesti Dibiasakan dari Sekarang

PONTIANAK-Petugas Dinas Lingkungan Hidup Pontianak, melakukan kampanye Indonesia bebas sampah 2020, di area Car Free Day, Minggu kemarin. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinasnya, Sri Sujiarti meminta masyarakat membiasakan memilah sampah.

"Hari ini DLH di car free day,  mengadakan kampanye Indonesia bebas sampah 2020, pada kegiatan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS)  dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional," terang Sri Sujiarti, Kemarin. Kegiatan ini sebenarnya sudah dimulai sejak 21 Januari dan akan berakhir 21 April 2018 mendatang. Kegiatan ini miliki target dengan bebas sampah pada 2020 seluruh Indonesia dengan fokusnya di Pontianak. 

Dalam upayanya, Pemerintah Kota Pontianak, melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah melakukan upaya. Seperti pemberlakuan aturan pungut sampah bagi semua masyarakat Pontianak dimulai sejak jam 07.00-07.15 di lingkungan masing-masing.

Sekarang sosialisasi akan hal tersebut tengah dilakukan. Yaitu di sekolah, kelurahan, kecamatan termasuk di kantor pemerintah. Dalam penanganan diminta dia sebelum sampah dibuang ke TPS ada baiknya dipilah dulu. "Jika ada jenis sampah yang bisa didaur ulang sebaiknya jangan dibuang ke TPS, karena bisa dijual. Jadi sampah yang dibuang ke TPS adalah sampah yang betul-betul tak bisa diolah lagi," katanya.

Sampah jenis plastik lanjut Sri menjelaskan lebih dalam juga jadi perhatiannya. Saat kampanye tadi (kemarin), dia juga minta pihak supermarket untuk menggunakan kantong plastik yang jika dibuang mudah hancur. Tapi kenyataan saat ini, sebagian besar supermarket masih menggunakan kantong plastik konvensional. Kantong plastik jenis ini kata dia tak bisa hancur. Selain itu, dampak dari plastik ini bisa jadi racun dan merusak ozone.

Untuk mewujudkan bebas sampah tambah dia, tak hanya bisa mengandalkan DLH saja. Dukungan masyarakat diperlukan menuju bebas sampah. "Dalam waktu dekat ini tindakan lanjutan juga akan dilakukan. Rencana kami akan mengirim surat ke camat dan lurah untuk gotong royong membersihkan sampah dilingkungan. Masyarakat pinggir Sungai Kapuas juga akan diberi sosialisasi agar tak buang sampah di sungai," tandasnya.(iza)

Berita Terkait