Menuju KKU dan Ketapang, Bang Midji Pilih Jalur Sungai, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Menuju KKU dan Ketapang, Bang Midji Pilih Jalur Sungai, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

  Minggu, 18 March 2018 20:43
ASPIRASI : Calon Gubernur Kalbar 2018-2023 Bang Midji menyerap aspirasi warga yang tinggal di pinggiran sungai di daerah Kabupaten Kubu Raya.

Berita Terkait

PONTIANAK-Calon Gubernur Kalbar 2018-2023 Sutarmidji menuju Kayong Utara dan Ketapang untuk melakukan kampanye dialogis, Minggu (18/3).
 
Bang Midji sapaannya, sengaja memilih jalur sungai karena dirinya beserta rombongan akan singgah ke beberapa tempat di tepian sungai untuk bisa berdialog langsung dengan masyarakat.

Daerah pertama yang disinggahi Bang Midji adalah Desa Kubu, Kubu Raya. Di sana Wali Kota Pontianak dua periode itu berdialog dengan warga  setempat yang ditemuinya. Banyak warga yang mengeluhkan tidak memadainya akses jalan untuk mengangkut hasil panen saat musim panen tiba.

"Pas musim panen kami terkendala pengangkutan dikarenakan jalan yang rusak," ujar Marni (40) warga Desa Kubu.

Selain jalan, sarana dan prasarana sekolah pun menjadi topik hangat pagi itu. Bang Midji sempat menannyakan jumlah gedung sekolah tingkat atas yang ada di desa tersebut. "Hanya ada satu sekolah tingkat atas di sini," ujar seorang warga.

Lokasi kedua yang disinggahi Bang Midji adalah Muara Kubu, Kubu Raya. Seperti halnya Desa Kubu, akses jalan menjadi topik yang disampaikan warga Muara Kubu, dan juga pendidikan serta listrik.

Selanjutnya lokasi singgah ketiga adalah dermaga yang menghubungkan Kubu Raya dengan Kayong Utara, Desa Sungai Krawang. Desa yang masih dianggap kecil ini sejatinya mempunyai potensi besar dalam menaikkan ekonomi masyarakat, hal ini tentu memerlukan perhatian pemerintah provinsi dalam hal perbaikan dermaga.

Seorang tokoh masyarakat yang ditemui Bang Midji, mengungkapkan dermaga Sungai Krawang memerlukan perbaikan bahkan pembangunan sehingga layak.
 
Mendengar hal ini, Bang Midji mengatakan akan berkomitmen, jika terpilih, Midji-Norsan akan membangun dermaga di Sungai Krawang tersebut. Namun untuk akses jalan menuju dermaga sudah terlihat bagus. Selain dermaga, yang dikeluhkan masyarakat desa adalah sertifikat tanah. "Warga di sini kebanyakan transmigran," ujar tokoh masyarakat tersebut.

Mendapatkan aspirasi masyarakat melalui dialog langsung dengan masyarakat yang ditemuinya selama perjalanan menuju Kayong Utara dan Ketapang melalui jalan air, diakui Bang Midji sangat tepat sasaran.

"Tepat sasaran. Jadi lebih tahu apa yang sedang dibutuhkan masyarakat saat ini, baik itu jalan, listrik, atau hal lainnya seperti dermaga," ujar Bang Midji saat diwawancarai di lokasi terakhir.

Bagi Midji-Norsan kebutuhan masyarakat haruslah diwujudkan. Tidak sekadar janji, dirinya dan Ria Norsan akan berkomitmen dalam mewujudkan aspirasi masyarakat tersebut.(bar/r)

Berita Terkait