Menuju Keluarga Generasi Emas 2045; Tonggak Estafet Pembangunan di Pundak Generasi Milenial

Menuju Keluarga Generasi Emas 2045; Tonggak Estafet Pembangunan di Pundak Generasi Milenial

  Selasa, 14 May 2019 12:00

Berita Terkait

Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Muhammad Rizal Martua Damanik memberi kuliah umum pada mahasiswa Poltekes Pontianak, bertempat di ruang teater Poltekes, Selasa (14/5). Pembangunan keluarga menuju generasi emas 2045 jadi tema yang disampaikan beliau.

"Pembangunan keluarga menuju generasi emas 2045 menjadi target pemerintah. Ini menjadi tugas kami (BKKBN)," ujar Muhammad Rizal Damanik.

Untuk menuju keluarga generasi emas, BKKBN mengurusi manusia sejak masih dalam kandungan sampai lansia dengan program-program unggulannya. 

Dimulai program keluarga balita, lanjutnya BKKBN mengupayakan bagaimana si ibu hamil dapat melahirkan bayi sehat dan si ibu tidak mengalami kematian. Kemudian program keluarga remaja, diharap mereka dapat tumbuh sebagai manusia berdaya saing dan berkualitas. Lalu memasuki pasangan usia subur diharap menjadi orang tua yang handal dan bisa menjadi penentu tercapainya apa yang diinginkan.

Terakhir program bina keluarga lansia bagaimana keluarga yang memiliki lansia tidak merepotkan anak-anaknya. Itu sebabnya diprogram kami dijargon "lansia tangguh" ," katanya.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana menuturkan bahwa untuk menuju keluarga generasi emas, maka keluarga mesti sehat. Cermin sehat adalah terbentuknya keluarga kecil bahagia berkualitas.

Kata Kusmana, para mahasiswa yang ikut dalam kuliah umum ini adalah penerus generasi estafet pembangunan ke depan. Di Kalbar sendiri saat ini masih banyak persoalan-persoalan yang mesti dituntaskan. Nikah muda, hubungan sebelum menikah sampai narkoba masih membayangi.

Oleh karenanya tiap kesempatan sosialisasinya, Kusmana selalu mengkampanyekan tiga salam GenRe. Yaitu tidak menikah di usia muda, hindari hubungan seks sebelum menikah dan katakan tidak pada narkoba.

Mudah-mudahan, pada kuliah umum yang langsung disampaikan oleh Deputi ini, mampu memberi energi positif pada mahasiswa. Dan tentunya, para peserta yang ada di sini, bisa menjadi kepanjang tanganan untuk menebar pesan positif pada teman-temannya.(iza)

Berita Terkait