Mempererat Rasa Persaudaraan Antar Umat Beragama

Mempererat Rasa Persaudaraan Antar Umat Beragama

  Jumat, 20 July 2018 10:00
RAKOR FKUB : Sekda Kapuas Hulu, H Muhammad Sukri berfoto bersama Kakan Kemenag Kapuas Hulu, H. M Khusyairi serta seluruh pengurus FKUB Kapuas Hulu.FOTO MUSTA'AN

Berita Terkait

Adanya Pluralisme Supaya Saling Mengenal

Perbedaan merupakan rahmad. Perbedaan menciptakan suatu keindahan, ibarat bunga-bunga yang ada di taman. Silaturahmi, komunikasi dan koordinasi perlu digecarkan sehingga permasalahan di masyarakat dapat dengan cepat ditanggulangi. Baik permasalahan agama maupun adat istiadat

Musta’an, PUTUSSIBAU

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Sukri menghadiri rapat koordinasi anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (19/7) di Aula Pertemuan Hotel Merpati Putussibau. Rapat tersebut mengangkat tema Menjaga Keharmonisan, Kerukunan dan Kedamaian di wilayah kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan itu dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kapuas Hulu, H. M. Khusyairi berserta pengrusu FKUB setempat.

Kakan Kemenag Kapuas Hulu, H. M Khusyairi menjelaskan, bahwa masyarakat Kapuas Hulu terdiri dari berbagai suku dan agama. Keadaan tersebut hendaknya disyukuri, karena itu kehendak Allah. 

"Pluralisme ini merupakan ciptaan Allah supaya kita saling mengenal," ucapnya disela kegiatan rakor. Sebagai perekat semua agama yang diakui Negara Indonesia, maka hadirlah FKUB. FKUB menjadi motor penggerak antar umat beragama, agar tetap rukun dan harmonis. 

"Lewat forum ini kita dapat mempererat rasa persaudaraan sehingga kerukunan di Kapuas hulu dapat tercipta baik kerukanan umat beragama maupun adat istiadat," tegasnya. Sementara itu Sekda Kapuas Hulu, H. Muhammad Sukri menjelaskan perbedaan merupakan. Rahmad dari Allah. Perbedaan menciptakan suatu keindahan, ibarat bunga-bunga yang ada di taman. 

"Oleh karenanya silaturahmi, komunikasi dan koordinasi perlu kita galakkan sehingga semua permasalahan di dalam masyarakat dapat dengan cepat ditanggulangi baik itu permasalahan agama maupun adat istiadat," ucap Sekda.

Selama ini, kata Sekda, Kapuas hulu adalah daerah paling kondusip, semua pihak harus tetap menjaganya. Agar ke depan Kapuas Hulu bisa menjadi contoh untuk daerah. (*)

Berita Terkait