Membuka “Pesta” Pertama

Membuka “Pesta” Pertama

  Minggu, 21 April 2019 09:01

Berita Terkait

CARDIFF CITY – Liverpool kampiun Liverpool musim ini? Terlalu dini untuk menyematkan label tersebut kepada Jordan Henderson dkk. Masih ada empat matchweek yang harus dilalui di musim ini. Selain itu, Manchester City sebagai pesaing terdekatnya juga masih belum lelah jadi  bayang-bayang The Reds -julukan Liverpool. 

Setidaknya, dengan memecahkan rekor perolehan poin terbanyak di Premier League jadi sinyal “pesta” akan digelar Liverpool akhir musim ini. Seperti ketika Chelsea memenangi gelar juara Premier League pertamanya setelah mengoleksi 95 poin saat musim 2004 – 2005. Sampai saat ini, poin itu masih jadi poin tertinggi sepanjang masa The Blues -julukan Chelsea- di ajang Premier League. 

Begitu pula ketika City mengangkat trofi juara Premier League pertamanya, pada 2011 – 2012. Koleksi 89 poin juga jadi rekor klub sebelum dipatahkan The Citizens -julukan City- saat era Pep Guardiola musim lalu dengan 100 poin. Liverpool? Mentok 86 poin yang dikumpulkan, sedekade lalu saat jadi runner up di bawah Manchester United. 

Musim ini, anak asuh Juergen Klopp itu hanya terpaut satu poin dari rekor poin tersebut. Liverpool mendulang 85 poin. Makanya, histori akan tercapai jika mampu mencatatkan victory saat bertamu ke Cardiff City Stadium, Cardiff, kontra Cardiff City, dini hari nanti WIB (Siaran langsung beIN Sports 1 pukul 22.00 WIB).

''Kami akan menyempurnakannya,'' koar penjaga gawang Liverpool Alisson Becker, dari situs resmi klub. Bukan hanya memecahkan rekor koleksi poin klub, Liverpool pun punya kans memperpanjang streak menangnya jadi sembilan laga di semua ajang. Itu jadi streak terpanjang Liverpool di era Klopp. Terakhir, streak sembilan laga terjadi pada April 2014.  

“Pesta” pun makin identik dengan The Bluebirds -julukan Cardiff. Musim lalu Liverpool juga berpesta di markas Cardiff setelah menang dengan drama sembilan gol! Liverpool menang 6-3. Dari tiga kali head to head di Premier League sudah 13 gol dijejalkan pemain Liverpool ke gawang klub yang masih menghuni zona degradasi itu. ''Meski, kali ini saya yakin mereka tidak akan membiarkan kami merajalela. Karena mereka juga butuh poin untuk bertahan,'' imbuhnya. 

Klopp sampai waswas jika Sean Morrison dkk melakukan skema counter attack. ''Setiap set pieces akan jadi salah satu peluang mereka (Cardiff City) menciptakan gol. Mereka pun saat ini sedang berada dalam momentum terbaik,'' ungkap Klopp. Tactician Cardiff Neil Warnock di laga ini tak mau lagi klubnya jadi bulan-bulanan Liverpool. ''Anggap saja ini seperti final,'' kata Warnock kepada Wales Online. (ren)

Berita Terkait