Melihat Karya Bhakti TNI Lantamal XII

Melihat Karya Bhakti TNI Lantamal XII

  Kamis, 21 March 2019 09:58
TANAM MANGROVE: Ratusan peserta melakukan penanaman mangrove di Mempawah Mangrove Park (MMP). Seribu pohon mangrove baru ditanam. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Tanam Ribuan Mangrove dan Renovasi Surau

 

TNI AL menggelar Karya Bhakti TNI Lantamal XII tahun 2019. Mempererat hubungan sosial kemasyarakatan. Salah satu bentuk kegiatannya yakni menanam seribu pohon mangrove di kawasan Mempawah Mangrove Park (MMP) di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (20/3) pagi. 

Wahyu Ismir, MEMPAWAH

PENANAMAN tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Mengangkat tema Melalui Karya Bakti Kita Wujudkan Semangat Kebersamaan Gotong Royong dan Rasa Kekeluargaan serta Memperkokoh Kemanunggalan TNI Rakyat’, kegiatan tersebut diikuti peserta yang berasal dari jajaran TNI AL Lantamal XII Pontianak, Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kasdim 1201/MPh, Kasat Binmas Polres Mempawah, Pramuka, Pelajar dan FKPPI.

“Kegiatan karya bhakti TNI Lantamal XII ini ditujukan untuk mendekatkan diri antara TNI dan rakyat. Sehingga TNI dapat bermanfaat dan mengambil peranan untuk membantu rakyat dan lingkungan setempat,” kata Wakil Komandan (Wadan) Lantamal XII Pontianak, Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno disela-sela kegiatan penanaman mangrove.

Khusus di Kalbar, jelas Bambang, kegiatan karya bhakti tersebut dipusatkan di Kota Mempawah. Setidaknya ada empat rangkaian kegiatan yang dilaksanakannya dalam momentum tersebut. Yakni, renovasi tempat ibadah Surau Ar-Rizki, penanaman mangrove di MMP, pengobatan dan pemeriksaan gigi gratis serta sosialsiasi belanegara, keamanan dan kenyamanan wilayah perairan laut.

“Semua kegiatan ini kami maksudkan untuk mempersatukan dan menciptakan harmonisasi antara TNI AL dan masyarakat. Inilah salah satu wujud pengabdian kami untuk rakyat dan negeri,” tegasnya.

Kedepannya, Bambang memastikan komitmen dan konsistensi TNI Lantamal XII Pontianak untuk melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungannya. Agar, keberadaan TNI Lantamal XII Pontianak semakin memberikan manfaat positif bagi rakyat dan daerah.

“Yang pasti kedepan kegiatan seperti ini akan tetap kita lanjutkan di wilayah Kalbar. Mungkin saat ini di Mempawah, tahun depan kita akan tentukan daerah kabupaten lainnya di Kalbar,” paparnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Mempawah, Asfahani Arsyad mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan apresiasi dan mendukung penuh terlaksananya kegiatan karya bhakti TNI Lantamal XII Pontianak.

“Kami berterimakasih atas dilaksanakannya kegiatan seperti ini. Karena, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan. Kita berharap hubungan kerjasama antara TNI Lantamal bersama Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat terus ditingkatkan. Tidak hanya pada kegiatan sosial dan lingkungan, melainkan juga mencakup kepemudaan, olahraga dan bidang lainnya,” harap Asfahani.

Lebih dari itu, Asfahani menilai keberadaan TNI Lantamal XII diwilayah Kabupaten Mempawah sangat penting dan strategis. Mengingat, Kabupaten Mempawah dalam waktu dekat akan memiliki pelabuhan Kijing yang akan membuka akses lalu lintas wilayah perairan baik skala nasional bahkan internasional.

“Maka, keberadaan TNI Lantamal XII sangat penting dalam menjaga teritorial wilayah perairan di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah. Apalagi posisi pelabuhan kijing berhadapan dengan laut cina selatan yang kita ketahui situasinya kadang tidak kondusif. Maka sangat dibutuhkan peranan TNI AL untuk menjaga dan mengawasi aktivitas pelabuhan kijing agar berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan dan gangguan dari pihak luar,” tuturnya.

Senada itu, Pengelola Mempawah Mangrove Park (MMP), Raja Fajar Azansyah mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan karya bakti TNI Lantamal XII Pontianak yang telah melakukan penanaman mangrove di kawasan MMP.

“Ada seribu pohon mangrove yang ditanam dalam kegiatan TNI Lantamal XII ini. Mudah-mudahan Lantamal XII dapat selalu berperan aktif menghijaukan wilayah pesisir di Kabupaten Mempawah. Karena, ada beberapa wilayah pantai yang kondisinya sangat parah akibat dampak abrasi pantai,” ujar Fajar.

Kedepan, Fajar berharap Lantamal XII dapat senantiasa menjalin kerjasama sekaligus menjadi mitra MMC dan MMP dalam pelestarian kawasan pesisir. Sebab, saat ini terdapat beberapa hutan mangrove yang sudah lestari tetapi kondisinya ditebangi oknum tidak bertanggungjawab.

“Maka kami sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari TNI Lantamal untuk ikut melakukan pengawasan dan mencegah praktek penebangan hutan mangrove. Selain penegakan hukum, kita juga menginginkan Lantamal berperan aktif menghijaukan pesisir,” tukasnya. (*)

Berita Terkait