Mega Tidak Ingin PDI Perjuangan Diisi Kader Karbitan

Mega Tidak Ingin PDI Perjuangan Diisi Kader Karbitan

  Kamis, 10 January 2019 13:20
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri bersama Presiden Jokowi Dodo menghadiri HUT PDIP ke-46 di Jiexpo, Jakarta, Kamis (10/1). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Berita Terkait

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memberikan sambutannya dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46. Salah satu poin yang dibahasnya yaitu perjalan partai yang sudah puluhan tahun sampai saat ini.

Megawati tidak memungkiri jika partainya mengalami dinamika politik yang terus berubah. Pernah merasakan kejayaan, pun mengalami kekalahan.

"Seperti kita mengalami kekalahan dalam beberapa pemilu, contoh pada 2004 dan 2009. Tetapi meski kalah, partai ini tidak pernah memilih jalan pintas," ujar Megawati di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1).

Meski demikian, Presiden ke-5 RI itu menegaskan PDIP tidak pernah mengambil cara instan demi meraih kemenangan. Apalagi sekadar mengambil figur-figur dadakan.

"PDI Perjuangan tidak menggunakan strategi asal comot legislator, apalagi dari partai lain," kata Mega.

"Partai ini tidak berkonsep asal mendongkrak elektabilitas yang tujuannya hanya menambah kursi DPR dan lolos parliamentary threshold atau menang pemilu," sambungnya.

Lebih lanjut, putri proklamator Soekarno itu menegaskan partainya terbuka untuk siapapun. Dengan syarat yang bersangkutan harus memiliki ideologi sama dengan partai, yaitu sebagai penjaga Pancasila.

Namun, Megawati mengatakan, partai tidak mau menampung kader karbitan atau kader yang hanya datang ketika pemilu datang. Atau datang hanya untuk mencari kekuasaan.

"PDI Perjuangan terbuka bagi siapa saja, siapa saja latar belakangnya. Tetapi pertama kali harus berideologi Pancasila. PDI Perjuangan selalu terbuka bagi siapapun yang siap dan berani ditugaskan sebagai penjaga Pancasila. Saya tidak ingin partai ini diisi oleh kader karbitan," pungkasnya. (Sabik Aji Taufan/Jawa Pos)

Berita Terkait