Maulud Momen Persatuan

Maulud Momen Persatuan

  Rabu, 27 January 2016 10:47
TAUSYIAH: Tausiah yang disampaikan Ustadz Sayyid H Muhammad Alfian Ba’bud di Surau Nurul Iman, Desa Pasir Panjang, Mempawah Timur. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH-Ratusan umat muslim di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pengurus Surau Nurul Iman, Senin (25/1) malam.

Meski kapasitas surau yang tidak terlalu besar, namun tak mengurangi antusiasme masyarakat untuk mendengar tausiah yang disampaikan Ustadz Sayyid H Muhammad Alfian Ba’bud.Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah, Muslimin, S.Pd, dalam laporannya mengatakan momen peringatan ini, merupakan bentuk rasa syukur atas kelahiran Rasulullah yang kehadirannya menjadi rahmat bagi semesta alam.

“Maulid ini merupakan momen penting persatuan dan kerja sama antar umat Islam untuk senantiasa meneladani dan menerapkan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap dia.Penjabat Kepala Desa Pasir Panjang, Zainuddin, mengaku besyukur dan bangga satu diantara sekian surau di wilayahnya mampu melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara besar dan memberi manfaat bagi masyarakat. “Banyaknya umat muslim di Desa Pasir Panjang yang hadiri patut kita syukuri. Ini menunjukkan betapa besarnya cinta umat muslim kepada Rasulullah,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad ini dapat terus dilaksanakan. Tidak hanya di Surau Nurul Iman, tetapi juga surau-surau dan masjid lainnya di Desa Pasir Panjang. Dan ia menyatakan, pemerintah desa siap memberikan dukungan. “Alhamdulillah semangat mencintai Rasulullah terus terjaga di Desa Pasir Panjang. Mari semangat ini terus kita pertahankan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Zainuddin mengharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momen umat muslim di Kabupaten Mempawah, khususnya Desa Pasir Panjang untuk bersama-sama mencegah dan menangkal atas maraknya faham radikalisme dan faham aliran sesat yang mengatasnamakan Islam.“Mari kita lindungi keluarga kita dari pengaruh dan bahaya aliran sesat. Selalu tetap waspada agar berbagai aliran sesat dan menyimpang tidak masuk dan bertumbuhkembang di Desa Pasir Panjang,” ucap dia. (wah)

Berita Terkait