Marquez Masih Belum Habis

Marquez Masih Belum Habis

  Selasa, 7 June 2016 09:30

Berita Terkait

GLENDALE – Ketika mengumumkan skuad final Copa America Centenario 29 April lalu, pelatih Meksiko, Juan Carlos Osorio, mendapat banyak cibiran karena masih memanggil pemain seperti Rafael Marquez.Sebab, selain usianya yang sudah uzur (37 tahun), statistik penampilannya juga menurun tajam. 

Bersama Hellas Verona di musim ini, Marquez hanya menorehkan sepuluh pertandingan semua kompetisi sebelum hijrah ke Atlas, klub awalnya berkarir, 21 Desember 2015.Namun, Marquez mampu membungkam kritik tersebut ketika memimpin Meksiko menaklukan Uruguay 3-1 di University of Phoenix Stadium dinihari kemarin (6/6). 

Diturunkan sebagai sentral bek dalam formasi 3-5-2 bersama Nestro Araujo dan Hector Moreno, Marquez tidak hanya mampu memaksa lini depan Uruguay yang diisi oleh Edinson Cavani dan Nicolas Lodeiro untuk melakukan dua tembakan ke gawang. Marquez juga menjadi man of the match setelah mencetak gol kedua Meksiko di menit 85. Sebelumnya, keunggulan El Tricolor, julukan Meksiko, lewat bunuh diri Alvaro Pereira di menit keempat mampu disamakan Uruguay lewat heading Diego Godin (74').

Meksiko pun mengunci kemenangan lewat Hector Herrera di menit 92. Tidak hanya memuncaki klasemen sementara Grup C dengan keunggulan selisih gol dari Venezuela yang menang 1-0 atas Jamaika. Mereka juga sukses memperpanjang rekor tak terkalahkannya sejak laga dikandaskan Ekuador 1-2 (20/6/2015) menjadi 20 laga.

Kemenangan ini terasa begitu manis setelah Andres Guardado diusir oleh wasit Enrique Caceres karena mengantongi dua kartu kuning di menit 73.”Aku mendapat suntikan konfidensi dan otoritas dari rekan setimku,” ujar Marquez seperti dilansir ESPN. ”Skuad ini begitu lengkap. Baik fisik maupun mental. Kami berada di jalur yang benar,” lanjut eks pilar Barcelona tersebut.

Disisi lain, Osorio mempersoalkan tingkah laku bek Los Charruas, sebutan Uruguay, Jose Maria Gimenez yang dianggap melecehkan dirinya.    Bek Atletico Madrid itu menyerang Osorio setelah pelatih 54 tahun itu menginstruksikan pemainnya untuk mengeksploitasi sisi kiri yang menjadi kelemahan Gimenez.

”Dia bermain bagi klub terbaik dunia, Atletico Madrid, dan memperkuat timnas terkuat Amerika Latin, Uruguay. Namun, tingkah lakunya begitu memalukan,” kecam Osorio seperti dilansir Daily Mail.

Terpisah, Oscar Tabarez masih menyikapinya dengan positif meski kalah, dan harus kehilangan Matias Vecino karena dua kartu kuning di menit 45.”Banyak kok tim yang menjadi juara setelah kalah di laga perdana,” ujar Tabarez enteng kepada Four Four Two. (apu)

Berita Terkait