Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

Marcus/Kevin Dominasi Ganda Putra Dunia

  Senin, 12 November 2018 10:02

Berita Terkait

Samai Capaian Gelar 2017

FUZHOU - Kemenangan di Fuzhou China Open 2018 menambah deretan gelar Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Total sudah tujuh gelar BWF Tour yang mereka dapatkan. Itu belum termasuk medali emas di Asian Games 2018.

Capaian di BWF Tour setidaknya menyamai prestasi Minions-julukan mereka-di tahun lalu. Tetapi, mereka masih punya potensi untuk menambah gelar hingga akhir tahun ini. Mereka dijadwalkan tampil di Hongkong Open mulai besok. Selain itu juga ada BWF Tour Finals yang akan berlangsung di Guangzhou, Tiongkok.

Mereka berpotensi besar untuk menambah pundi-pundi gelar sekaligus memastikan gelar pemain terbaik tahun ini. Di final kemarin, Minions bertarung sengit dengan pasangan muda tuan rumah, He Jiting/Tan Qiang, 25-27, 21-17, 21-15 pada laga yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou.

Secara teknis, pasangan Tiongkok tersebut mampu mengimbangi permainan Marcus/Kevin. Adu drive tidak terelakkan pada laga tersebut. Di sisi lain, He/Tan yang lebih muda punya tenaga untuk melakukan serangan lebih banyak.

Beruntung, Marcus/Kevin juga cukup rapat pada saat posisi bertahan. Berbeda dengan seniornya, Li Junhui/Liu Yuchen, yang berpostur tinggi, He/Tan yang punya tinggi 181 cm/175 cm lebih mudah mengimbangi permainan drive Minions.

“Di set pertama kami lebih tertekan, mereka tenaganya lebih kencang,” sebut Marcus dalam surat elektronik PP PBSI. Beruntung, permainan Minions berangsur membaik. Mereka memilih untuk tetap bermain tenang dan mengantisipasi serangan He/Tan.

“Pasangan Tiongkok tampil cukup baik, mereka cepat dan pukulannya kencang,” timpal Kevin. Dengan gelar kedelapan tahun ini tidak membuat Minions cepat puas. Mereka sadar akan kekurangan mereka.

Terpisah, Aryono Miranat, pelatih ganda putra pelatnas mengapresiasi penampilan Marcus/Kevin yang mampu bangkit setelah tertinggal di set pertama. Strategi yang dijalankan Marcus/Kevin tetap bermain cepat pada final kemarin. “Kalau strategi itu tergantung situasi di lapangan, dan kemarin kondisinya memang lawan punya lebih tenaga,” sebutnya. (nap)

Berita Terkait