Manis Bisnis Gula Merah

Manis Bisnis Gula Merah

  Senin, 8 July 2019 10:11
MEMASAK GULA: Hasil sadapan pohon aren yang kemudian dimasak hingga mengental. Dituang ke cetakan dan siap dipasarkan. Kegiatan ibu-ibu di desa Kubu, kecamatan Kubu, kabupaten Kubu Raya. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

GULA merah. Gula aren. Gula kelapa. Namanya berbeda, tetapi wujudnya kurang lebih sama. Disamping bahan bakunya berbeda. Ada yang dari pohon aren. Ada yang juga dari kelapa. Di bagian pucuk, saat hendak menjadi buah. Dipotong. Airnya ditampung, kemudian di masal. Masih cukup banyak perajin gula aren atau kelapa yang ada di Kalbar ini. Gambar di atas, adalah kesibukan petani gula aren saat memasak air nira untuk dijadikan gula merah dengan menggunakan kayu bakar di Desa Kubu,Kecamatan Kubu, Kubu Raya. Selain aren atau nipah, masyarakat disana banyak memanfaatkan pohon kelapa untuk menjadikannya gula merah.

Saat sekarang, gula merah atau aren masih memiliki pasar bagus. Produknya pun terhitung awet untuk dipasarkan.

Ada beberapa alasan, kalau gula merah masih menjanjikan. Apalagi sekarang masyarakat menggemari pemanis alami. Disamping itu, ada juga produsen yang menjadikan gula merah ini menjadi bubuk. Bisa digunakan untuk pemanis minum teh atau kopi.

Permintaan gula merah bubuk sangat tinggi dibandingkan gula merah yang biasanya berbentuk silinder.

Untuk yang bubuk, apabila menggunakan teknik penyimpanan yang tepat, maka gula merah serbuk akan awet dalam penyimpanan hingga mencapai 20 tahun. 

Masyarakat semakin tinggi memusatkan pilihan pada gula merah. 

Mengolah gula merah pun gampang. Alat yang dibutuhkan tidak banyak. Anda bisa membuat gula merah dari nira ataupun kelapa. 

Berikut tahapan membuat gula merah dari  nira

a. Menyadap air aren di pagi hari

b. Menyiapkan pembakaran

c. Memasak air aren dengan wajan

d. Menaruh hasil olahan ke cetakan

Juga sangat gampang menjualnya. Ini juga disebabkan oleh pasar jangkauan dari gula merah yang masih tetap memasyarakat dan akan terus menjadi kebutuhan yang dicari. Semakin berkembangnya waktu serta majunya zaman, anda pun juga dapat memilih ide-ide kreatif sendiri untuk memudahkan anda dalam memulai usaha ini. Gula asli Indonesia yang perlu terus dilestarikan dan menjadi budaya bangsa yang membanggakan serta prospek menjanjikan. (haryadi & sumber lain) 

Berita Terkait