Mandiri Beri Diskon 50% Tiket Pontianak Lion Dance International Championship 2019

Mandiri Beri Diskon 50% Tiket Pontianak Lion Dance International Championship 2019

  Rabu, 19 June 2019 20:24

Berita Terkait

PONTIANAK – Bank Mandiri terus berinovasi dalam mengembangkan aktivitas untuk meningkatkan kepercayaan nasabah. Kali ini, perseroan berkerja sama dengan Yayasan Bhakti Suci, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar dan Ferderasi Olah Raga Barongsai Indonesia (FOBI) menyelanggarakan Pontianak Lion Dance International Championship 2019 di Pontianak Kalimantan Barat.

Pontianak Lion Dance International Championship 2019 merupakan turnamen barongsai terbesar antar negara se Asia diikuti beberapa negara antara lain Indonesia, Vietnam, Singapura, Myanmar, Malaysia, Hongkong, China dan Australia. Sebagai tuan rumah Indonesia menurunkan 4 tim.  

Area Head Bank Mandiri Kalimantan Barat Ahadi Subri menjelaskan kegiatan ini merupakan turnamen terbesar dan sebagai bentuk apresiasi kita kepada nasabah khususnya masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya dimana pertama kalinya diselenggarakan dengan mengundang berbagai negara - negara Asia.  

“Pontianak Lion Dance International Championship 2019 akan menjadi ajang promosi Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak dimana keikutsertaan peserta dari berbagai negara se Asia. Turnamen ini juga memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah melalui dinas pariwisata, akan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengunjungi Kota Pontianak sebagai destinasi tujuan tempat liburan yang sangat berbeda dari daerah lainnya”, kata Ahadi.  

Demi terwujudnya kelancaran turnamen ini Bank Mandiri dan pihak panitia telah menyiapkan pembelian tiket di beberapa tempat dengan target penjualan hingga 4500 tiket. Adapun tempat pembelian tiket yakni Branch Mandiri KC Pontianak Diponegoro Pontianak, Bank Mandiri Outlet Prioritas S. Parman Pontianak, Yayasan Bhakti Suci Gajah Mada Pontianak, Graha Pena Pontianak Post dan Vois (PERBASI) Pontianak. Diharapkan dengan dibukanya tempat pembelian tiket ini dapat membantu para pengunjung untuk menyaksikan turnamen besar ini.

Bank Mandiri juga memberikan diskon secara langsung hingga 50% dalam pembelian tiket dengan menukarkan Fiestapoin baik menggunakan mandiri debit maupun mandiri kartu kredit ditempat yang telah kami siapkan. Khusus di Gor Perbasi kami juga memberikan diskon cash back 20% menggunakan aplilkasi Link Aja.

“Transaksi secara non tunai ini sebagai salah satu wujud kami untuk mendukung terciptanya less cash society di Kalimantan Barat dan mendukung program pemerintah Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), kemudian kami akan memberikan diskon hingga 50% dengan menukarkan Fiestapoin bagi nasabah pengguna  mandiri debit dan mandiri kartu kredit serta cash back 20% menggunakan Link Aja,” kata Ahadi.

Sebelumnya Bank Mandiri juga telah menyelenggarakan Mandiri Barongsai Festival IV pada tahun 2018 lalu dengan dimeriahkan berbagai acara yang menarik seperti pesta rakyat, pameran kuliner, pemilihan Gege Meimei Duta Budaya Tionghoa, parade naga bersinar dan barongsai serta ajang perlombaan kesenian olahraga Mandiri Barongsai Festival IV. Mandiri berkomitmen untuk terus mensupport olahraga barongsai dari ajang lokal Mandiri Barongsai Festival hingga ajang Internasional.

“Mandiri Barongsai Festival tahun 2018 lalu merupakan kali ke-empat yang telah di laksanakan di Kota Pontianak pada saat perayaan tahun baru Imlek. Setelah sukses dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, lomba kesenian Barongsai ini akan terus kami selenggarakan dalam rangka melestarikan kebudayaan lokal dan mempromosikan Barongsai ini ke wisatawan domestik dan mancanegara,” ujarnya.

Turnamen ini akan menjadikan tempat bertemunya tim – tim besar barongsai se Asia, Bank Mandiri salah satu Bank BUMN terbesar akan terus berupaya memberikan yang terbaik demi kelancaran acara tersebut sesuai dengan visi misi spirit memakmurkan negeri. “Keterlibatan Bank Mandiri dalam turnamen ini merupakan wujud dari kepedulian kami terhadap budaya dan tradisi lokal, dimana kami menyadari seiring perkembangan zaman maka budaya dan tradisi lokal yang menjadi identitas diri bangsa Indonesia perlu dijaga eksistensi dan kelestariannya,” pungkasnya. (r/ars)

Berita Terkait