Maling Melawan, Selesai Diterjang Peluru

Maling Melawan, Selesai Diterjang Peluru

  Sabtu, 22 December 2018 12:11

Berita Terkait

TIGA pelaku kejahatan berhasil diringkus polisi. Satu di antaranya, Andri Saputra alias Aan terpaksa ditembak lantaran melakukan perlawanan. Dua pelaku lain yakni, Robby Rianto dan Marta Yunita. Keduanya berperan sebagai penjual dan penadah barang hasil kejahatan. 

Wakasat Reskrim Polresta, Iptu Muhammad Resky Rizal mengatakan, penangkapan para pelaku, bermula dari kasus perampasan telepon genggam yang dialami anak pelapor, Nurali Susilo di Jalan Harapan Jaya, Kecamatan Pontianak Selatan pada Jumat, 23 November 2018. 

Rizal menjelaskan, saat itu anak pelapor sedang memainkan telepon genggam. Pelaku datang berpura-pura menanyakan nomor handphone. "Pelaku saat itu langsung merampas handphone korban," katanya, Jumat (21/12). 

Rizal menuturkan, dari proses penyelidikan pada Kamis, 20 Desember 2018 didapat informasi jika ada seseorang membeli telepon genggam diduga hasil kejahatan. Keterangan pembeli, barang tersebut dijual oleh Yunita. 

Berdasarkan informasi dan keterangan itu, lanjut dia, dilakukan pencarian terhadap Yunita. "Yunita yang diketahui adalah karyawan warung internet di Jalan Merapi akhirnya berhasil ditangkap. Dari pengakuannya handphone itu didapat dari Robi," sambungnya. 

Rizal menerangkan, setelah berhasil menangkap pelaku pertolongan jahat pertama, dilakukan pengembangan terhadap pelaku kedua, Robi. "Robi ditangkap di perempatan Jalan Tanjung Raya 1, Pontianak Timur saat bersama temannya Aan," tuturnya.  

Rizal mengatakan, dari pengakuan Robi, jika telepon genggam itu didapatnya dari temannya Aan. Hingga dilakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan di tempat yang sama. "Kedua pelaku akhirnya digiring ke Mapolresta untuk pemeriksaan. Setelah itu, terhadap Aan dibawa menuju tempat kejadian. 

"Di tempat kejadian, pelaku Aan melawan. Ia berusaha melarikan diri. Upaya itu dihentikan dengan melepas tembakan peringatan, namun tak diindahkan, sehingga terpada dilumpuhkan dengan melepas tembakan ke arah kaki," ungkapnya  

Rizal menyatakan, dari tangan ketiga pelaku kejahatan itu, disita barang bukti dua unit telepom genggam hasil kejahatan.

"Untuk pelaku utama akan dikenakan pasal 362 dengan ancaman pidana penjara lima tahun. Semetara dua pelaku pertolongan jahat akan dikenakan pasal 480 dengan pidana penjara empat tahun," pungkasnya. (adg)

 

Berita Terkait