Maksimalkan Usaha Produktif BUMD PT Ketapang Mandiri

Maksimalkan Usaha Produktif BUMD PT Ketapang Mandiri

  Jumat, 13 April 2018 11:00
PEMEGANG SAHAM: Bupati Ketapang Martin Rantan SH ( tengah ) buka rapat pemegang saham BUMD PT Ketapang Mandiri bersama Direksi dan pihak terkait lainnya | Foto Humas Pemkab Ketapang

Berita Terkait

Martin Rantan:  Banyak Usaha Lain Tingkatkan PAD 

KETAPANG- Martin Rantan SH Bupati Ketapang mengatakan, dalam upaya memaksimalkan BUMD PT Ketapang Mandiri, Pemerintah Kabupaten  Ketapang di tahun 2019 nanti akan mengembangkan usaha produktif untuk meningkatkan PAD ( Pendapatan Asli Daerah-red )

Hal tersebut dikatakannya ketika membuka rapat pemegang saham BUMD PT Ketapang Mandiri, Rabu (12/04) di Ruang Rapat Advokasi Sigit Suseno Jalan Letlok M Tohir Ketapang

Kemudian menurut Bupati, dalam upaya meningkatkan pendapatannya, BUMD PT Ketapang Mandiri tidak hanya bergerak di bidang usaha SPBU saja, akan tetapi lebih kepada usaha produktif lainnya yakni dibidang usaha barang dan jasa serta  dibidang pengelolaan sumber Daya alam. Seperti usaha perkebunan dan pertambangan maupun bidang usaha lainnya. " Rapat pemegang saham ini merupakan langkah baik bagi perkembangan dan kemajuan BUMD Ketapang Mandiri. Sebab hingga kini terkesan kurang maksimal. Untuk memaksimalkannya tidak sebatas di usaha perminyakan saja, tapi bisa  bergerak di bidang kebun dan tambang maupun usaha barang dan jasa lainnya, terang Martin Rantan

Untuk menuju maksud tersebut katanya, langkah awal setelah rapat pemegang saham ini  Pemkab Ketapang sebagai pemegang saham terbesar  dalam waktu tidak terlalu lama segera  melakukan revitalisasi atau restrukturisasi legal standing. Sehingga keberadaan BUMD PT Ketapang Mandiri benar- benar menjadi badan usaha daerah yang produktif, sebagai pemasuk pendapatan asli daerah Kabupaten Ketapang. " Revitalisasi dan restrukturisasi ini  tentunya dengan cara  meramu, meraciknya  menjadi kemasan yang lebih baik untuk pengembangan usaha.  Sebagai Badan Usaha Daerah yang berbentuk PT juga  harus senantiasa  mengikuti  peraturan perundang undangan yang berlaku dan Peraturan Daerah, terutama tentang  Perseroan Terbatas, dan BUMD," ujar Martin

Masih menurutnya, yang tak kalah penting adalah kegiatan administrasi pun selalu dijalankan dengan baik. Dan sedapat mungkin hindari dari campur tangan pihak lain yang tidak ada kepentingan  dalam pengembangan usaha BUMD ini nantinya. Untuk itu bermusyawarahlah dan silakan cari solusi terbaik dengan cara menciptakan atau mengembangkan model atau bentuk usaha baru yang paling tepat . "Jenis usaha yang ada pun sudah tepat, tapi lebih tepat ,lagi  dikembangkan seluas luasnya . Silakan cari model atau bentuk yang paling tepat. Maka  ketika selesai nanti akan didiskusikan penganggarannya  di tahun 2019 . Untuk tahun anggaran 2018 ini sepertinya belum memungkinkan".Diakui  mantan anggota DPRD ini.

Sebagai pemilik saham mayoritas maupun saham saham yang masuk lainnya, keberadaan saham saham tersebut bisa diaudit, jika berakibat kepada kerugian negara atau daerah. Kalau pun terdapat kerugian negara  atau daerah tersebut yang jumlahnya banyak maka hal ini  sepertinya tak bisa ditoleransi. Somasi pun bisa kurang tepat. Tapi mari kita coba membuka lembaran baru saja  sehingga keberadaan BUMD PT Ketapang Mandiri benar - benar jadi usaha produktif menambah pendapatan asli daerah yang bermuara kepada visi misi bupati wakil bupati terpilih yakni Ketapang maju menuju kesejahteraan masyarakat," ajak  Martin Rantan. (pk)

Berita Terkait