Maksimal Amankan Sail Karimata

Maksimal Amankan Sail Karimata

  Jumat, 7 Oktober 2016 08:47

Berita Terkait

SUKADANA--Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII Tanjungpura Brigjen TNI Achmad Supriadi sambangi Kayong Utara untuk melakukan koordinasi terkait pengamanan kegiatan puncak acara Sail Selat Karimata pada 15 Oktober mendatang yang dipusatkan di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (6/10) yang dijadwalkan dihadiri Presiden Joko Widodo.  

Pada kegiatan tersebut, selain Kasdam XII Tanjungpura tampak hadir, Danrem 121 ABW Bringjen TNI Widodo Iriansyah, Asisten Operasi (Asops) Kasdam XII/ Tanjungpura Kolonel Inf Muhammad Muchidin, Dandim Ketapang Letkol Riko Haryanto, Kapolres Ketapang AKBP Sunaryo, yang didampingi oleh Bupati Kayong Utara Hildi Hamid.

 Usai menggelar pertemuan dengan melihat secara langsung pemaparan demi pemaparan, sejumlah rombongan meninjau beberapa titik lokasi yang akan dikunjungi oleh orang nomor satu di Republik Indonesia selain di lokasi puncak acara (Pantai Pulau Datok, red).

Dikatakan Kasdam XII Tanjung Pura Brigjen TNI Achmad Supriadi kedatangannya di Kabupaten Kayong Utara untuk melakukan koordinasi terkait pengamanana untuk kegiatan Sail Selat Karimata pada 15 Oktober. Achmad menambahkan, proses pengamanan yang dilakukan tentunya secara maksimal.

“Tentunya pengamanan yang benar-benar dilakukan, maka Kodam XII Tanjungpura, Pangdam sebagai Pangops Pam, akan menggelar pengamanan dalam rangka Sail Selat Karimata. Tentunya pengamanan tersebut dilakukan secara maksimal untuk itu, pada hari ini (kemarin, red) kita meninjau dimana nanti akan menempatkan pasukan kemudian dikaitkan dengan rangkaian kegiatan. Sehingga nantinya dengan harapan pada saat kegiatan tidak ada terdapat kendala,”terangnya, di Pantai Pulau Datok, Sukadana, usai menggelar koordinasi bersama Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, serta beberapa pihak lainnya, Kamis (6/10).     

Proses pengamanan yang dilakukan tentunya, lanjut dia sesuai standar RI satu. Dengan menurunkan kendaraan anoa, untuk pengamanan, penyelamatan termasuk helikopter kepresidenan dan Kodam akan diturunkan pada Sail nanti.“Untuk total personel yang terlibat pada pengamanan sekitar 2900 personel. Hampir mendekati 3000,”terangnya kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, untuk kapal perang yang turut terlibat dalam memeriahkan even berkelas tersebut dirinya menjelaskan tidak dapat saling pas. Lantaran melihat kondisi laut yang danggal. Selain itu, lanjut dia mengenai kehadiran kapal Yachter yang hadir pada kegiatan yang sama, proses pengamanan juga telah dilakukan. “Kalu untuk kapal-kapal Yachter tentunya sebelum masuk ke Indonesia semua telah diperiksa,”terangnya.

Saat berada di Kabupaten Kayong Utara, dengan melihat secara langsung lokasi perhelatan kegiatan Puncak Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datok, dan beberapa lokasi lainnya menurut dia jauh lebih siap jika dibanding dengan Sail sebelumnya. “Saya lihat untuk Kabupaten Kayong Utara jauh lebih siap jika dibanding dengan Sail sebelumnya. Hanya saja, sangat perlu didorong untuk dapat segera menyelesaikan yang belum terselesaikan. Mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat,”sambungnya.

Achmad menambahkan, dalam perhelatan Sail Selat Karimata ini partisipasi dari pihak TNI juga mengadakan bakti sosial (Baksos) yang mana kegiatan tersebut masih berjalan. Sementara itu, mengenai masyarakat yang ingin secara lagsung menyaksikan acara puncak Sail Selat Karimata tentunya diperbolehkan. Hanya saja dengan jarak yang telah ditentukan.

“Bisa-bisa. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan tentunya bisa. Hanya saja dapat diatur. Karena di lokasi ini, terdapat tenda VIP, dan VVIP. Yang jelas kami tidak mempersulit, namun diatur. Karena pengamanan VVIP ada standarnya. Jadi tidak ada mempersulit. Kemudia di Masid nanti (Masid Oesman Al –Kahir. Red) juga sama. Akan kita atur,”tutupnya. (dan)

 

 

 

Berita Terkait