Makin Dekat ke Gelar Juara

Makin Dekat ke Gelar Juara

  Senin, 4 April 2016 09:01

Berita Terkait

Leicester - Leicester City sukses meraih kemenangan 1-0 atas Southampton, yang artinya kian mendekatkan mereka ke gelar juara Premier League musim ini.

Leicester kini memimpin klasemen dengan nilai 69. Mereka unggul tujuh poin atas Tottenham Hotspur, yang kemarin bermain imbang 1-1 dengan Liverpool di Anfield. Dengan enam pertandingan tersisa menuju akhir musim, The Foxes punya kans terbesar untuk menjadi juara di antara kandidat-kandidat lainnya.”Kami sangat senang dengan hasil ini, tapi perjuangan kami belum selesai , garis finis belum sampai. Masih ada pertandingan lainnya menunggu, prinsipnya kami teta[ harus berjuang sampai akhir,” ujar pelatih Leicester City, Claudio Ranieri disitus resmi klub.

Sementara itu, Southampton berada di posisi ketujuh klasemen dengan nilai 47. Ini adalah kekalahan ke-11 mereka musim ini. Pada pertandingan yang berlangsung di KingPower Stadium, Minggu (3/4/2016) malam WIB, Leicester langsung menekan pertahanan Southampton sejak awal. Sejumlah peluang pun mereka dapatkan.

Baru tiga menit pertandingan berjalan saja, Leicester sudah mendapatkan peluang lewat tendangan Riyad Mahrez. Namun, tendangannya gagal lantaran mengenai Matt Targett dan Leicester mendapatkan sepak pojok.

Dari sepak pojok tersebut, Leicester mendapatkan peluang lagi lewat sundulan Christian Fuchs. Tetapi, sundulan bek kiri Leicester tersebut masih melenceng dari sasaran.

Determinasi dan kecairan pemain-pemain depan Leicester membuat barisan belakang Southampton bekerja ekstra keras. Di sisi lain, N'Golo Kante yang menggalang lini tengah juga bermain apik. Sampai sekitar 20 menit pertandingan berjalan, ia bahkan tidak pernah salah melepas operan (18 dari 18 menjadi operan sukses).

Menjelang pertengahan babak pertama, barulah Southampton keluar dari tekanan. Peluang terbaik mereka didapatkan oleh Sadio Mane pada menit ke-32.

Mane berhasil menerima umpan terobosan dari Graziano Pelle dan berlari menuju kotak penalti Leicester. Ia berhasil meninggalkan bek kanan Leicester, Danny Simpson, yang mengejar di belakangnya.

Sial bagi Mane, ketika tinggal berhadapan dengan kiper Leicester, Kasper Schmeichel, ia malah terlalu lambat melepaskan sepakan. Alih-alih langsung menendang, ia justru berusaha melewati Schmeichel dan melepaskan sepakan lob. Bola hasil sepakan Mane mengenai tangan Simpson, yang akhirnya berhasil mendahului Mane dan bergerak ke belakang Schmeichel untuk melindungi gawang timnya.

Meski mengenai tangan Simspon, wasit menilai tidak ada penalti untuk Southampton. Mane sendiri tidak protes. Pada akhirnya, Southampton hanya mendapatkan sepak pojok.

Setelahnya, Southampton sempat mendapatkan dua kans bagus, satu dari Jose Fonte, satu lainnya dari Jordy Clasie. Sepakan Fonte dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh Schmeichel, sedangkan tendangan Clasie masih melambung.

Leicester akhirnya unggul pada menit ke-38. Gol bermula dari serangan yang dibangun dari tengah, namun bola akhirnya diberikan kepada Fuchs yang berada di sisi kiri. Fuchs lantas melepaskan umpan silang dan bola umpan dari bek asal Austria itu disundul oleh Wes Morgan yang berada di dalam kotak penalti. Gawang Southampton pun bobol.

Di babak kedua, dominasi Leicester masih berlanjut. Sementara itu, Southampton masih kesulitan untuk mendapatkan peluang bersih.

Usaha manajer Southampton, Ronald Koeman, untuk mengubah jalannya pertandingan terlihat dari keputusannya memainkan Dusan Tadic, James Ward-Prowse, dan Charlie Austin di babak kedua.

Austin sempat mendapatkan peluang pada menit ke-73, tetapi sepakannya masih bisa diblok. Sementara itu, tendangan Mane pada menit ke-78 masih melenceng dari sasaran. Setelahnya, tidak ada lagi peluang dari tim tamu.Sebaliknya, Leicester sempat tiga kali mendapatkan peluang menjelang pertandingan berakhir. (int)

Berita Terkait